Showing posts with label CPNS 2014. Show all posts
Showing posts with label CPNS 2014. Show all posts

Wednesday, August 27, 2014

BATAS AKHIR PENDAFTARAN CPNS 2014 HINGGA 7 SEPTEMBER 2014

JAKARTA – Antusiasme masyarakat untuk mengikuti tes seleksi calon pegawai negeri sipil tahun 2014 sangat besar, terlihat dari membludaknya pengunjung  panselnas.menpan.go.id.  Setiap satu jam, portal resmi pendaftaran CPNS tersebut dikunjungi 208.000 orang per jam, atau mendekati 5 juta pengunjung setiap hari.

Menurut Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Herman Suryatman, Panselnas sudah melakukan perbaikan. “Sejak tanggal 24 Agustus sore, portal nasional panselnas sudah mulai efektif untuk pendaftaran seleksi CPNS,” ujarnya di Jakarta, Selasa (26/08).

Lebih lanjut dikatakan, karena portal dimaksud baru efektif mulai tanggal 24 Agustus, maka waktu pendaftaran yang semula dimulai tangal 20 Agustus berubah menjadi tanggal 24 Agustus 2014, sampai tanggal 7 September 2014, atau selama dua minggu. “Namun bagi instansi lain, khususnya pemda yang baru membuka pendaftaran  di tanggal dua puluh empat Agustus, waktu pendaftaran juga tetap dua minggu,” imbuh Herman.

Dengan demikian para calon pelamar CPNS dapat mengamati lebih cermat lagi, dalam memilih jabatan yang akan dilamar agar sebelum melakukan pendaftaran benar-benar sesuai dengan kompetensi dan minat masing-masing.

Dalam pendaftaran online, setiap pelamar wajib memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) Elektronik KTP sebagai salah satu syarat melakukan registrasi secara nasional. “Yang belum punya e-KTP harap mengurus di dinas kependudukan dan catatan sipil di kabupaten/kota atau provinsi sesegera mungkin,” imbaunya.

Terkait dengan e-KTP, pihak Kementerian Dalam Negeri sudah menyampaikan Surat Edaran tentang permohonan kepada para kepala dinas kependudukan catatan sipil, untuk memberikan layanan yang cepat bagi calon peserta seleksi CPNS tahun 2014. Kalaupun ada kendala, paling tidak NIK harus didapatkan segera karena sebagai persyaratan untuk mendaftar secara online di portal nasional.

“Panselnas dan Kementerian PANRB berkomitmen bahwa masyarakat tidak boleh dirugikan, untuk dapat mengikuti seleksi CPNS ini secara adil, obyektif, transparan, bebas dari KKN, dan tidak dipungut biaya,” imbuhnya. (bby/HUMAS MENPANRB)

Referensi artikel : Waktu Pendaftaran CPNS Selama 2 Minggu – Menpan

Tuesday, August 26, 2014

DAFTAR FORMASI JABATAN CPNS 2014 LENGKAP ; INSTANSI DAERAH (KABUPATEN/KOTA, PROVINSI), DAN INSTANSI PUSAT

Hingga hari ini (27/08/2014) jumlah instansi CPNS 2014 yang sudah diumumkan sebanyak 39 untuk instansi pusat dan 45 instansi daerah. Saat ini para calon pelamar CPNS 2014 telah dapat melihat daftar rincian formasi jabatan CPNS 2014 dengan kriteria berdasarkan jenjang pendidikan, instansi, dan jurusan.


Untuk melihat/mengetahui daftar rincian formasi penerimaan CPNS 2014 dari semua instansi baik pusat maupun daerah (provinsi & kabupaten/kota) terbaru tersebut, silahkan kunjungi links situs resmi pengumuman formasi CPNS 2014 di http://formasi2.menpan.go.id.

Selanjutnya, setelah formasi baik instansi pusat maupun daerah sudah dibuka, untuk laman registrasi/pendaftaran seleksi CPNS 2014 dan petunjuk pengisian, dapat dibaca pada artikel berikut. Semoga bermanfaat dan terimakasih…

Monday, August 25, 2014

DAFTAR INSTANSI PUSAT DAN INSTANSI DAERAH YANG TELAH TERSEDIA / AKTIF PADA FORMULIR PENDAFTARAN CPNS 2014 HARI INI

Berikut keseluruhan daftar Instansi Pusat maupun Instansi Daerah yang sudah tersedia pada formulir pendaftaran CPNS 2014 hingga hari ini, Senin (01/09/2014) :


1.      Kementerian Koordinator Bidang Polhukam
2.      Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
3.      Kementerian Koordinaior Bidang Kesejahteraan Rakyat
4.      Kementerian Negara Riset dan Teknologi
5.      Kementerian Negara BUMN
6.      Kementerian Perumahan Rakyat
7.      Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal
8.      Kementerian Keuangan
9.      Kemenierian Sosial
10.    Kementerian Kehutanan
11.    Kementerian Kelautan Dan Perikanan
12.    Kementerian Perdagangan
13.    Kementerian Perindustrian
14.    Kementerian Sekretariat Negara
15.    Kejaksaan Agung
16.    Badan lntelijen Negara
17.    Setjen MPR
18.    Mahkamah Agung RI
19.    Badan Pemeriksa Keuangan
20.    Lembaga Sandi Negara
21.    Baden Kepegawaian Negara
22.    Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional
23.    Lembaga llmu Pengetahuan Indonesia
24.    Kementerian PPNl Bappenas
25.    Badan lnformasi Geospasial
26.    Badan Kependudukan dan KB Nasional
27.    Badan Pengawasan Keuangan & Pembangunan
28.    Badan Pertanahan Nasional
29.    Badan Standardisasi Nasional
30.    Badan Pengawas Obat dan Makanan
31.    Lembaga Ketahanan Nasional
32.    Badan Meteorologi,Klimatologi & Geofisika
33.    Sekretariat Kabinet
34.    Badan Narkotika Nasional
35.    Setjen Komisi Pemilihan Umum
36.    Badan Nasional Penanggulangan Bencana
37.    Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI
38.    Setjen Komisi Yudisial
39.    Setjen Dewan Perwakilan Daerah
40.    Badan Nasional Penempatan Perlind. TKI
41.    Badan Koordinasi Keamanan Laut RI
42.    Badan SAR Nasional
43.    Lembaga Kebijakan Pengadaan Brg & Jasa
44.    Pusat Pelaporan dan ATK
45.    Ombudsman Republik Indonesia
46.    Badan Pengawasan Pemilihan Umum
47.    Pemerintah Kab. Pidie
48.    Pemerintah Kab. Samosir
49.    Pemerintah Kab. Dharmasraya
50.    Pemerintah Kab. Tebo
51.    Pemerintah Kab. Musi Rawas
52.    Pemerintah Propinsi Bengkulu
53.    Pemerintah Kab. Kaur
54.    Pemerintah Kab. Lebong
55.    Pemerintah Kab. lndramayu
56.    Pemerintah Propinsi Jawa Timur
57.    Pemerintah Kab. Pamekasan
58.    Pemerimah Kab. Sumenep
59.    Pemerintah Kab. Bojonegoro
60.    Pemerintah Kota Surabaya
61.    Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan
62.    Pemerintah Kab. Banjar
63.    Pemerintah Kab. Tapin
64.    Pemerintah Kata Banjarmasin
65.    Pemerintah Propinsi Kalimantan T|mur
66.    Pemerintah Kab Bolaang Mongondow Selatan
67.    Pemerintah Kota Makassar
68.    Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
69.    Pemerintah Kab. Bulungan
70.    Pemerintah Kota Tarakan

Pastikan formasi yang akan Anda lamar telah tersedia dalam daftar Instansi, karena Anda hanya punya kesempatan mendaftar 1 kali saja di laman berikut https://regpanselnas.menpan.go.id. Semoga bermanfaat dan terimakasih…

Sunday, August 24, 2014

FORMULIR PENDAFTARAN CPNS 2014 DAN PETUNJUK PENGISIAN FORM CPNS 2014 VIA ONLINE

Links situs laman formulir pendaftaran CPNS 2014, silahkan kunjungi alamat web https://regpanselnas.menpan.go.id. Pendaftaran CPNS 2014 hanya dapat dilakukan 1 (satu) kali. Anda tidak dapat membatalkan atau mengganti pilihan instansi yang telah anda pilih. Anda hanya dapat memilih instansi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.


Jadwal selengkapnya, silahkan lihat pada tautan ini. Setelah anda login ke Portal Nasional, anda baru dapat login ke portal instansi minimal 1x24 jam. Daftar portal instansi dapat dilihat di tautan ini. Jika anda mengalami kesulitan hubungi panselnas@menpan.go.id.

Informasi Data Pribadi yang perlu diinput adalah NIK (Nomor Induk Kependudukan), nama, jenis kelamin, tempat lahir, tanggal lahir, alamat, isikan alamat korespondensi surat menyurat, dan dilengkapi dengan kode pos yang jelas.

Nomor Telepon : No. telpon rumah atau mobile phone (handphone) yang bisa dihubungi. Email  : Terisi otomatis sesuai dengan data yang sudah diisi di portal Panselnas (http://panselnas.menpan.go.id). Asal Institusi Pendidikan : Isikan nama institusi pendidikan dengan lengkap, contoh : Universitas Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh November dsb.

Tahun Lulus : Cukup Jelas, No Ijazah : Cukup jelas, Akreditasi : Isikan dengan A atau B sesuai dengan Akreditasi Universitas/Perguruan Tinggi atau tanda (-) untuk Universitas/Perguruan Tinggi Negeri, IPK : isikan IPK dengan cara menggunakan titik (.) decimal contoh 3.45. Formasi Jabatan yang dilamar : Instansi : Terisi otomatis sesuai dengan data yang sudah diisi di portal Panselnas (http://panselnas.menpan.go.id)

Pendidikan : Pilih sesuai dengan pendidikan Anda, Pilihan 1: Pilih Lokasi Kerja sesuai dengan yang tersedia di instansi, Pilih jabatan yang sesuai dengan pendidikan Anda, Lokasi Test : Lokasi test Anda untuk mengikuti ujian CAT.

Kemudian, klik pernyataan pada check box, masukkan kode captcha yang tertera. Selanjutnya klik DAFTAR jika sudah yakin dengan isian, kemudian klik tombol CETAK untuk mencetak form registrasi.

Untuk mendaftar CPNS silahkan kunjungi laman berikut… Semoga bermanfaat dan terimakasih

Links situs resmi CPNS 2014 :


Wednesday, August 20, 2014

MEKANISME / PROSEDUR TATA CARA PENDAFTARAN CPNS NASIONAL 2014 VIA ONLINE INTERNET

Berikut mekanisme cara mendaftar sebagai peserta seleksi penerimaan CPNS 2014 melalui internet / online:


1.   Pelamar dapat melihat formasi jabatan dan pendidikan untuk setiap instansi pada portal Panselnas.

2.   Pelamar mendaftarkan NIK (Nomor Induk Kependudukan), Nama, Tanggal Lahir, dan Email aktif (pelamar akan mendapatkan username, password, dan link registrasi untuk melanjutkan pendaftaran melalui email aktif yang didaftarkan sebelumnya).

3.   Pelamar memilih instansi yang akan dilamar (hanya bisa dipilih 1 instansi saja dan dapat memilih maksimal 3 (tiga) jabatan formasi sesuai dengan kualifikasi pendidikan pelamar tersebut. Pelamar login ke www.sscn.bkn.go.iddan melakukan pengisian biodata dan memilih jabatan yang dilamar lalu mencetak Kartu Registrasi CPNS 2014.

4.  Pelamar menyiapkan dan mengirimkan berkas sesuai persyaratan pendaftaran instansi dan wajib menyertakan Kartu Registrasi SSCN.

5. Tim Verifikator akan melakukan verifikasi berkas berdasarkan syarat pendaftaran.

6.   Untuk pelamar yang dinyatakan Lulus Administrasi dapat langsung dicetak Kartu Peserta untuk melanjutkan ke Test TKD (Tes Kompetensi Dasar), pelamar dapat melihat status pelamar melalui www.sscn.bkn.go.idataupun semua media (cetak, televise, atau web Instansi masing-masing) yang dipublish oleh instansi tersebut.

Semoga sukses… Referensi artikel : http://sscn.bkn.go.id

PENGUMUMAN PENDAFTARAN CPNS 2014 DARI PANSELNAS (PANITIA SELEKSI NASIONAL)

Berikut pengumuman penerimaan CPNS dari Portal Nasional CPNS 2014 pada situs resmi Panselnas di URL www.panselnas.menpan.go.id:


UJIAN DENGAN C.A.T.: Seleksi Penerimaan CPNS 2014 secara Nasional dilaksankan dengan ujian/test menggunakan C.A.T. (Computer Assisted Test). Info dapat dibaca di Website Kemenpan & RB  (http://www.menpan.go.id/berita-terkini/1513)

PERSYARATAN UMUM: WNI berusia 18 s/d 35 tahun, memiliki KTP yang berlaku, berbadan sehat jasmani dan rohani, serta memenuhi persyaratan kualifikasi pendidikan sesuai lowongan formasi yang diminati.

ALAMAT E-MAIL: Seleksi Penerimaan CPNS 2014 hanya dapat diikuti melalui tahap pendaftaran di Portal ini, untuk itu calon pendaftar wajib memiliki alamat surat elektronik yang masih berlaku (email).

PENGISIAN DATA PRIBADI HARUS AKURAT: Semua informasi/data pribadi yang diisikan dalam formulir pendaftaran disini harus akurat, benar dan dapat dipertanggung jawabkan untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri atau merugikan pihak lain serta diberikannya sanksi hukum dikemudian hari. 

Calon peserta hanya dapat mendaftar 1 (satu) kali di portal ini (hanya mempunyai 1 kali kesempatan mengikuti test di salah satu instansi).

Calon peserta dapat memilih 3 (tiga) formasi jabatan, yang kualifikasi pendidikannya sama pada instansi yang telah diputuskan / dipilih oleh calon peserta.

PERSYARATAN KHUSUS/TAMBAHAN : Terdapat instansi tertentu yang menambahkan persyaratan khusus. Untuk itu, harap dibaca secara cermat dan teliti.

CERMAT dan TELITI : Harap mencermati setiap keterangan / instruksi / pemberitahuan / peringatan yang muncul di halaman-halaman pendaftaran ini.

GRATIS : Penerimaan CPNS Tahun 2014 tidak dipungut biaya mulai dari pendaftaran s/d pengumuman hasil kelulusan.

 Apabila sudah memahami dapat melanjutkan ke halaman "Alur Pendaftaran".

Berikut links artikel tentang "Mekanisme (tata cara) Pendaftaran CPNS 2014". Semoga bermanfaat dan terimakasih...

Monday, August 4, 2014

FORMASI DAN PERSYARATAN PENDAFTARAN CPNS 2014

RENCANA KEBIJAKAN PENGADAAN CPNS 2014

1.     Akan dibuka 100.000 formasi pegawai yang terdiri dari 65.000 PNS dan 35.000 PPPK.
2.  Total 68 instansi Pusat yang memperoleh formasi dengan perincian 30 Kementrian, 28 Lembaga Pemerintahan Non Kementrian (LPNK), dua (2) Lembaga Negara, dan delapan (8) Sekretariat Negara.*
3.     Total 418 Instansi Daerah yang memperoleh formasi (Provinsi / Kabupaten / Kota).*
4.     Dialokasikan 5% formasi untuk lintas disiplin ilmu.
5.   Pelaksanaan seleksi nasional CPNS 2014 seluruhnya menggunakan sistem CAT.
6.     Pendaftran dan registrasi dilakukan secara online dan terintegrasi sengan system single entry.
7.     Satu pelamar hanya dapat memilih satu instansi dengan 3 pilihan formasi.
8.     Perkiraan pendaftaran seleksi CPNS 2014 akan dilaksanakan pada akhir bulan Agustus 2014.
9.     Persyaratan administrasi SKCK, Surat Keterangan Sehat, dan Kartu Tanda Pencari Kerja (Kartu Kuning) tidak diperlukan pada tahap registrasi.
10.  Saat registrasi awal yang diperlukan hanya Nama Lengkap, Nomor Induk Kependudukan, dan alamat e-mail.
11.  Tes CPNS 2014 terdiri dari Tes Kompetensi Dasar (TKD), dan Tes Kompetensi Bidang (TKB).
12.  Materi TKD meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

DAFTAR INSTANSI PUSAT YANG MENGUSULKAN FORMASI 2014

I. KEMENTERIAN KOORDINATOR

1.   Kementerian Koordinator bidang Polhukam
2.   Kementerian Koordinator bidang Kesra
3.   Kementerian Koordinator bidang Perekonomian

II. KEMENTERIAN

1.     Kementerian Dalam Negeri
2.     Kementerian  Luar Negeri
3.     Kementerian Pertahanan
4.     Kementerian Hukum dan HAM
5.     Kementerian Keuangan
6.     Kementerian ESDM
7.     Kementerian  Perindustrian
8.     Kementerian  Perdagangan
9.     Kementerian Pertanian
10.  Kementerian Kehutanan
11.  Kementerian  Perhubungan
12.  Kementerian  Kelautan dan Perikanan
13.  Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
14.  Kementerian Kesehatan
15.  Kementerian Pekerjaan Umum
16.  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
17.  Kementerian Sosial
18.  Kementerian Agama
19.  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
20.  Kementerian Komunikasi dan Informatika
21.  Kementerian Riset dan Teknologi
22.  Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
23.  Kementerian Lingkungan Hidup
24.  Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
25.  Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)
26.  Kementerian PAN - RB
27.  Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal
28.  Kementerian BUMN
29.  Kementerian  Perumahan Rakyat
30.  Kementerian Pemudan dan Olahraga
31.  Kementerian Sekretariat Negara

III. LEMBAGA PEMERINTAH NON KEMENTERIAN

1.     Arsip Nasional RI (ANRI)
2.     Lembaga Administrasi Negara (LAN)
3.     Badan Kepegawaian Negara (BKN)
4.     Perpustakaan Nasional (PERPUSNAS)
5.     Badan Pusat Statistik (BPS)
6.     Badan Intelejen Negara (BIN)
7.     Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg)
8.     Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
9.     Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN)
10.  Badan Informasi Geospasial (BIG)
11.  Badan Pengawasan Keuangan dan Pembagunan (BPKP)
12.  Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
13.  Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)
14.  Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
15.  Badan Pertanahan Nasional (BPN)
16.  Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)
17.  Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANAS)
18.  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
19.  Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNPTKI)
20.  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
21.  Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
22.  Badan SAR Nasional
23.  Badan Narkotika Nasional (BNN)
24.  Badan Standarisasi Nasional (BSN)
25.  Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN)
26.  Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN)
27.  Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI (BNPT)

IV. LEMBAGA NEGARA

1.   Kepolisian Negara RI
2.   Kejaksaan Agung RI
3.   Sekretariat Kabinet

VI. SEKRETARIAT LEMBAGA NEGARA

1.     Sekretariat Jendral BPK
2.     Sekretariat Jendral MPR
3.     Sekretariat Jendral DPR
4.     Sekretariat Mahkamah Agung
5.     Sekretariat Jendral DPD-RI
6.     Sekretariat Mahkamah Konstitusi
7.     Sekretariat Komisi Yudisial
8.     Sekretariat Komisi Nasional HAM
9.     Sekretariat KPU
10.  Sekretariat OMBUDSMAN RI
11.  Badan Koordinasi Keamanan Laut (BAKORKAMLA)
12.  PPATK
13.  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)

Catatan:
  • Jumlah instansi yang mendapatkan alokasi formasi adalah 17 instansi
  • Jumlah instansi yang tidak mengajukan penerimaan pegawai baru 2014 adalah 6 instansi

DAFTAR DAERAH YANG MENGUSULKAN FORMASI 2014

1.     Kab. Aceh Barat
2.     Kab. Aceh Barat Daya
3.     Kab. Aceh Besar
4.     Kab. Pidie
5.     Kab. Aceh Selatan
6.     Kab. Aceh Singkil
7.     Kab. Aceh Tamiang
8.     Kab. Aceh Tenggara
9.     Kab. Aceh Timur
10.  Kab. Bener Meriah
11.  Kab. Bireuen
12.  Kab. Gayo Lues
13.  Kab. Nagan Raya
14.  Kab. Pidie Jaya
15.  Kab. Simeulue
16.  Kab. Asahan
17.  Kab. Dairi
18.  Kab. Deli Serdang
19.  Kab. Humbang Hasundutan
20.  Kab. Labuhan Batu
21.  Kab. Labuhan Batu Selatan
22.  Kab. Labuhan Batu Utara
23.  Kab. Nias
24.  Kab. Nias Barat
25.  Kab. Nias Selatan
26.  Kab. Nias Utara
27.  Kab. Padang Lawas
28.  Kab. Padang Lawas Utara
29.  Kab. Pakpak Barat
30.  Kab. Smosir
31.  Kab. Serdang Bedagai
32.  Kab. Tanah Karo
33.  Kab. Tapanuli Tengah
34.  Kab. Tapanuli Utara
35.  Kab. Toba Samosir
36.  Kota Binjai
37.  Kota Gunung Sitoli
38.  Kota Sibolga
39.  Kota Tanjung Balai
40.  Kota Tebing Tinggi

PROV SUMATERA BARAT

1.     Kab. Agam
2.     Kab. Dharmasraya
3.     Kab. Kepulauan Mentawai
4.     Kab. Padang Pariaman
5.     Kab. Pasaman
6.     Kab. Pasaman Barat
7.     Kab. Pesisir Selatan
8.     Kab. Solok
9.     Kab. Tanah Datar
10.  Kota Bukit Tinggi
11.  Kota Padang
12.  Kota Padang Panjang
13.  Kota Pariaman
14.  Kota Payakumbuh
15.  Kota Sawahlunto
16.  Kota Solok

PROV RIAU

1.   Kab. Bengkalis
2.   Kab. Indragiri Hilir
3.   Kab. Indragiri Hulu
4.   Kab. Pelalawan
5.   Kab. Rokan Hilir
6.   Kab. Siak
7.   Kab. Dumai
8.   Kota Pekanbaru

PROV JAMBI

1.     Kab. Bungo
2.     Kab. Merangin
3.     Kab. Sarolangun
4.     Kab. Tanjung Jabung Barat
5.     Kab. Tanjung Jabung Timur
6.     Kab. Tebo
7.     Kota Sungai Penuh
8.     Kab. Banyuasin
9.     Kab. Empat Lawang
10.  Kab. Lahat
11.  Kab. Muara Enim
12.  Kab. Musi Banyuasin
13.  Kab. Musi Rawas
14.  Kab. Ogan Ilir
15.  Kab. Ogan Komering Ilir
16.  Kab. Ogan Komering Ulu
17.  Kab. Ogan Komering Ulu Selatan
18.  Kab. Ogan Komering Ulu Timur
19.  Kota Lubuk Linggau
20.  Kota Pagar Alam
21.  Kota Palembang
22.  Kota Prabumulih
23.  Kab. Penukal Abab Lematang Ilir
24.  Kab. Musi Rawas Utara

PROV BANGKA BELITUNG

1.   Kab. Bangka
2.   Kab. Bangka Barat
3.   Kab. Bangka Selatan
4.   Kab. Bangka Tengah
5.   Kab. Belitung
6.   Kab. Belitung Timur
7.   Kota Pangkal Pinang

PROV BENGKULU

1.     Kab. Bengkulu Selatan
2.     Kab. Bengkulu Tengah
3.     Kab. Bengkulu Utara
4.     Kab. Kaur
5.     Kab. Kepahiang
6.     Kab. Lebong
7.     Kab. Mukomuko
8.     Kab. Rejang Lebong
9.     Kab. Seluma
10.  Kota Bengkulu

PROV LAMPUNG

1.     Kab. Lampung Barat
2.     Kab. Lampung Selatan
3.     Kab. Lampung Timur
4.     Kab. Lampung Utara
5.     Kab. Mesuji
6.     Kab. Pesawaran
7.     Kab. Pringsewu
8.     Kab. Tanggamus
9.     Kab. Tulang Bawang
10.  Kota Metro

PROV KEPULAUAN RIAU

1.   Kab. Bintan
2.   Kab. Lingga
3.   Kota Batam
4.   Kota Tanjung Pinang

PROV DKI JAKARTA

PROV JAWA BARAT

1.     Kab. Bekasi
2.     Kab. Bogor
3.     Kab. Ciamis
4.     Kab. Garut
5.     Kab. Indramayu
6.     Kab. Karawang
7.     Kab. Tasikmalaya
8.     Kota Bandung
9.     Kota Banjar
10.  Kota Bogor
11.  Kota Cimahi
12.  Kota Depok
13.  Kota Tasikmalaya

PROV BANTEN

1.   Kab. Lebak
2.   Kab. Serang
3.   Kota Cilegon
4.   Kota Tangerang
5.   Kota Tangerang Selatan

PROV JAWA TENGAH

1.     Kab. Banjarnegara
2.     Kab. Banyumas
3.     Kab. Batang
4.     Kab. Blora
5.     Kab. Boyolali
6.     Kab. Brebes
7.     Kab. Cilacap
8.     Kab. Demak
9.     Kab. Grobogan
10.  Kab. Jepara
11.  Kab. Kebumen
12.  Kab. Kendal
13.  Kab. Klaten
14.  Kab. Magelang
15.  Kab. Pati
16.  Kab. Pekalongan
17.  Kab. Purbalingga
18.  Kab. Purwerejo
19.  Kab. Semarang
20.  Kab. Sragen
21.  Kab. Sukoharjo
22.  Kab. Tegal
23.  Kab. Temanggung
24.  Kab. Wonogiri
25.  Kota Magelang
26.  Kota Pekalongan
27.  Kota Salatiga
28.  Kota Semarang
29.  Kota Surakarta
30.  Kota Tegal

PROV D. I. YOGYAKARTA

Kab. Gunung Kidul
Kab. Kulon Progo
Kab. Sleman
Kota Yogyakarta

PROV JAWA TIMUR

1.     Kab. Bangkalan
2.     Kab. Banyuwangi
3.     Kab. Blitar
4.     Kab. Bojonegoro
5.     Kab. Bondowoso
6.     Kab. Jombang
7.     Kab. Kediri
8.     Kab. Lamongan
9.     Kab. Madiun
10.  Kab. Magetan
11.  Kab. Malang
12.  Kab. Pamekasan
13.  Kab. Pasuruan
14.  Kab. Ponorogo
15.  Kab. Probolinggo
16.  Kab. Sampang
17.  Kab. Sidoarjo
18.  Kab. Situbondo
19.  Kab. Sumenep
20.  Kab. Trenggalek
21.  Kab. Tuban
22.  Kab. Tulungagung
23.  Kota Blitar
24.  Kota Madiun
25.  Kota Malang
26.  Kota Pasuruan
27.  Kota Surabaya

PROV KALIMANTAN TENGAH

1.     Kab. Barto Selaan
2.     Kab. Barito Timur
3.     Kab. Barito Utara
4.     Kab. Gunung Mas
5.     Kab. Katingan
6.     Kab. Kotawaringin Barat
7.     Kab. Kotawaringin Timur
8.     Kab. Lamandau
9.     Kab. Murung Raya
10.  Kab. Pulang Pisau
11.  Kab. Seruyan
12.  Kab. Sukamara

PROV KALIMANTAN BARAT

1.     Kab. Bengkayang
2.     Kab. Kapuas Hulu
3.     Kab. Kayong Utara
4.     Kab. Ketapang
5.     Kab. Kubu Raya
6.     Kab. Landak
7.     Kab. Melawi
8.     Kab. Pontianak
9.     Kab. Sambas
10.  Kab. Sanggau
11.  Kab. Sekadau
12.  Kab.  Kotabaru
13.  Kota Pontianak
14.  Kota Singkawang

PROV KALIMANTAN SELATAN

1.     Kab. Balangan
2.     Kab. Banjar
3.     Kab. Barito Kuala
4.     Kab. Hulu Sungai Selatan
5.     Kab. Hulu Sungai Tengah
6.     Kab. Hulu Sungai Utara
7.     Kab. Kotabaru
8.     Kab. Tabalong
9.     Kab. Tanah Bumbu
10.  Kab. Tanah Laut
11.  Kab. Tapin
12.  Kab. Berau
13.  Kota Banjarmasin

PROV KALIMANTAN TIMUR

1.   Kab. Berau
2.   Kab. Kutai Barat
3.   Kab. Kutai Kertanegara
4.   Kab. Kutai Timur
5.   Kab. Penajam Paser Utara
6.   Kota Balikpapan
7.   Kota Bontang
8.   Kota Samarinda
9.   Kab. Mahakam Ulu

PROV KALIMANTAN UTARA

1.     Kab. Malinau
2.     Kab. Bulungan
3.     Kab. Nunukan
4.     Kota Tarakan
5.     Kab. Bolaang Mongondow
6.     Kab. Bolaang Mongondow Selatan
7.     Kab. Bolaang Mongondow Timur
8.     Kab. Bolaang Mongondow Utara
9.     Kab. Kepulauan Sangihe
10.  Kab. Kepulauan Siau Togulandang Biaro
11.  Kab. Kepulauan Talau
12.  Kab. Minahasa Selatan
13.  Kab. Minahasa Utara
14.  Kota Kotamobagu
15.  Kota Tomohon
16.  Kab. Bone Bolango
17.  Kab. Gorontalo Utara
18.  Kab. Pohuwato
19.  Kota Gorontalo

PROV SULAWESI SELATAN

1.     Kab. Bantaeng
2.     Kab. Barru
3.     Kab. Bulukumba
4.     Kab. Enrekang
5.     Kab. Gowa
6.     Kab. Luwu Timur
7.     Kab. Maros
8.     Kab. Kep. Selayar
9.     Kab. Sindenreng Rappang
10.  Kab. Sinjai
11.  Kab. Soppeng
12.  Kab. Takalar
13.  Kab. Tana Toraja
14.  Kab. Toraja Utara
15.  Kab. Wajo
16.  Kota Makassar
17.  Kota Pare-Pare

PROV SULAWESI TENGAH

1.   Kab. Banggai
2.   Kab. Banggai Kepulauan
3.   Kab. Buol
4.   Kab. Tojo Una Una
5.   Kota Palu
6.   Kab. Banggai Laut

PROV SULAWESI TENGGARA

1.     Kab. Buton Utara
2.     Kab. Konawe Selatan
3.     Kab. Muna
4.     Kab. Wakatobi
5.     Kab. Kolaka Timur
6.     Kab. Konawe Kepulauan
7.     Kab. Majene
8.     Kab. Mamasa
9.     Kab. Mamuju Utara
10.  Kab. Mamuju Tengah

PROV BALI

1.   Kab. Badung
2.   Kab. Bangli
3.   Kab. Buleleng
4.   Kab. Gianyar
5.   Kab. Jembrana
6.   Kab. Karangasem
7.   Kab. Klungkung
8.   Kab. Tabanan
9.   Kota Denpasar

PROV NUSA TENGGARA BARAT

1.   Kab. Bima
2.   Kab. Dompu
3.   Kab. Lombok Barat
4.   Kab. Lombok Tengah
5.   Kab. Lombok Timur
6.   Kab. Suumbawa
7.   Kab. Sumbawa Barat
8.   Kota Bima
9.   Kota Mataram

PROV NUSA TENGGARA TIMUR

1.     Kab. Belu
2.     Kab. Ende
3.     Kab. Flores Timur
4.     Kab. Kupang
5.     Kab. Manggarai
6.     Kab. Manggarai Barat
7.     Kab. Manggarai Timur
8.     Kab. Nagekeo
9.     Kab. Ngada
10.  Kab. Rote Ndao
11.  Kab. Sabu Raijua
12.  Kab. Sikka
13.  Kab. Sumba Barat
14.  Kab. Sumba Barat Daya
15.  Kab. Sumba Timur
16.  Kab. Timor Tengah Selatan
17.  Kab. Timor Tengah Utara
18.  Kota Kupang
19.  Kab. Malaka

PROV MALUKU

1.   Kab. Buru Selatan
2.   Kab. Kepulauan Aru
3.   Kab. Maluku Tenggara
4.   Kab. Buru
5.   Kab. Seram Bagian Barat
6.   Kab. Seram Bagian Timur
7.   Kota Tual

PROV MALUKU UTARA

1.   Kab. Halmahera Barat
2.   Kab. Halmahera Selatan
3.   Kab. Halmahera Tengah
4.   Kab. Halmahera Timur
5.   Kab. Halmahera Utara
6.   Kab. Kepulauan Sula
7.   Kab. Pulau Morotai
8.   Kota Ternate
9.   Kota Tidore Kepulauan

PROV PAPUA

1.     Kab. Asmat
2.     Kab. Biak Numfor
3.     Kab. Boven Digoel
4.     Kab. Deiyai
5.     Kab.  Dogiyai
6.     Kab. Intan Jaya
7.     Kab. Jayapura
8.     Kab. Jayawijaya
9.     Kab. Keerom
10.  Kab. Lanny Jaya
11.  Kab. Mamberamo Tengah
12.  Kab. Mappi
13.  Kab. Merauke
14.  Kab. Nabire
15.  Kab. Paniai
16.  Kab. Pegunungan Bintang
17.  Kab. Puncak
18.  Kab. Puncak Jaya
19.  Kab. Sarmi
20.  Kab. Supiori
21.  Kab. Tolikara
22.  Kab. Yahukimo
23.  Kab. Yalimo
24.  Kab. Waropen
25.  Kota Jayapura

PROV PAPUA BARAT

1.   Kab. Manokwari
2.   Kab. Maybrat
3.   Kab. Sorong Selatan
4.   Kab. Teluk Bintuni
5.   Kota Sorong
6.   Kab. Pegunungan Arfak

Jumlah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) yang diberikan formasi adalah 405
Jumlah provinsi yang diberikan formasi adalah 28 provinsi
Jumlah kabupaten yang diberikan formasi adalah 309
Jumlah kota yang diberikan formasi adalah 68
Jumlah provinsi yang tidak mengusulkan formasi adalah 6 provinsi
Jumlah kabupaten yang tidak mengusulkan formasi adalah 100
Jumlah kota yang tidak mengusulkan formasi adalah 25
Lima persen (5%) Formasi Jabatan dibuka utuk seluruh disiplin ilmu
Instansi yang menarik kembali usulan formasi adalah Lampung Timur

PERSYARATAN PENDAFTARAN SELEKSI CPNS 2014

A.  PERSYARATAN UMUM

1.     Warga Negara Indonesia
2.     Bertaqwa kepadaTuhan Yang Maha Esa
3.     Memiliki Integritas yang tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia
4.     Tidak pernah di hukum penjara atau kurungan berdasarkan keputusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan
5.     Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat
6.     Sebagai Pegawai Negeri Sipil atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta
7.     Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil
8.     Mempunyai kualifikasi pendidikan, kecakapan, keahlian dan keterampilan yang diperlukan
9.     Berkelakuan baik
10.  Sehat jasmani dan rohani dan
11.  Syarat lain yang ditentukan dalam persyaratan jabatan

B. PERSYARATAN KHUSUS

1.   Berusia serendah-rendahnya 18 (delapan belas) tahun dan setinggi-tingginya 35 (tigapuluh lima) tahun per-1 Desember 2014, ditunjukkan dengan Fotocopy Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku dan sesuai dengan yang tertera pada Ijazah.

2.   Bagi yang usianya lebih dari 35 (Tiga puluh lima) tahun sampai dengan 40 (empat puluh) dapat mengikuti pendaftaran dengan syarat memiliki masa kerja pada instansi pemerintah atau lembaga swasta yang berbadan hukum yang menunjang kepentingan nasional dan masih bekerja terus-menerus sampai dengan dibukanya pendaftaran CPNS, yang dibuktikan dengan melampirkan fotocopy sah surat keputusan bukti pengangkatan pertama dan terakhir (persyaratan khusus yang digeneralisasi dari syarat pendaftaran CPNS 2013).

Persyaratan administrasi pelamar yakni:

1.   Fotokopi ijazah beserta transkrip nilai
2.   Pas foto terbaru berwarna ukuran 4 x 6 cm sebanyak empat lembar
3.   Fotokopi KTP

Pada persyaratan khusus di tahun 2014 ini, Surat Keterangan berbadan sehat dari Dokter, Kartu Kuning dan SKCK tidak diperlukan lagi untuk berkas pendaftaran CPNS akan tetapi dibutuhkan nanti jika berhasil lulus tes untuk verifikasi akhir.

Sumber referensi artikel : http://simulasicat.menpan.go.id