Wednesday, October 30, 2013

SOLUSI BAGI SEKOLAH YANG BELUM MENDAPATKAN KODE REGISTRASI (KODEREG / KODE REGISTRASI SALAH) DAPODIKDAS 2013/2014

Setelah aplikasi Dapodikdas 2013/2014 pertama kali diluncurkan pada awal bulan Oktober 2013 yang lalu yang selanjutnya didistribusikannya installer aplikasi, prefill, serta file-file pendukung lainnya ke tiap-tiap sekolah pada jenjang pendidikan dasar yang lakukan oleh masing-masing dinas pendidikan kabupaten/kota sebagai instansi induk dari masing-masing sekolah.

Selanjutnya juga diadakan pula oleh pihak dinas pendidikan kabupaten/kota kegiatan sosialisasi terkait program kerja aplikasi Dapodikdas 2013/2014 kepada seluruh OPS (Operator Pendatan Sekolah) di setiap wilayahnya. 

Sehubungan dengan hal tersebut, khususnya untuk dapat menggunakan aplikasi Dapodikdas 2013/2014, masing-masing sekolah memiliki kode registrasi / Kodereg. Unik (berbeda-beda) untuk setiap sekolah, kode ini digunakan untuk registrasi sekolah dalam aplikasi Dapodikdas 2013 yang telah terinstall pada laptop/komputer sekolah yang dilakukan oleh OPS yang telah dilengkapi dengan database lama Dapodik 2012 (prefill), sehingga akan meringankan beban kerja OPS dalam proses input data pada tahun pelajaran 2013/2014 ini.

Sehingga bagi sekolah-sekolah yang belum mendapatkan kode registrasi dari dinas pendidikan kabupaten/kotanya atau kode registrasinya “bermasalah”, otomatis tidak akan dapat menginput/mengentri data-data sekolahnya yang baru (TP. 2013/2014). 

Oleh karena itulah, artikel ini saya postingkan untuk rekan-rekan OPS yang kebetulan hingga saat ini belum mendapatkan kode registrasi tersebut, sebagian besar isi informasi ini saya kutip dari halaman utama Grup Facebook Info Pendataan Ditjen Dikdaspada kiriman yang disematkan dari salah satu Admin Dapodikdas - Sdr. Yusuf Rokhmat (30/10/2013), yakni :

1.         Untuk sekolah-sekolah lama tapi belum mendapatkan kode registrasi, mohon ditunggu karena sedang dilakukan mapping wilayah kembali, karena beberapa hal teknis sehingga sekolah tersebut masuk di wilayah lain.
2.         Solusinya akan dilakukan generate prefill baru sehingga sekolah tersebut masuk pada posisi awal wilayahnya kembali, bagi sekolah yang tidak bermasalah bisa lanjutkan entri data.
3.         Kodereg. untuk sekolah baru berdiri akan diterbitkan segera setelah proses no.1 selesai.
4.         Tambah Peserta Didik baru dan PTK baru akan bisa dipindahkan ke tabel utama ketika fungsi synch sudah berjalan.
5.         Penyempurnaan aplikasi melalui patch untuk mempermudah update versi tanpa kehilangan data yang sudah di entri.
6.         Kodereg. yang gagal push prefill (setelah memasukkan kodereg, loading terus tanpa berkesudahan, silakan tuliskan nama sekolah, kab/kota-nya di bawah ini untuk diperiksa)
7.         Ditjen Dikdas melalui seluruh direktorat teknis dan sekretariat bersama-sama sedang melakukan TOT (Training of Trainer) melalui Provinsi, Kab/kota, sampai dengan Operator Sekolah. Silahkan berbagi informasi terkait teknis operasional pendataan.

Hingga saat ini, solusi bagi rekan-rekan OPS yang kebetulan belum mendapatkan kode registrasi (kode registrasi salah), mau tidak mau harus bersabar dalam menunggu info lanjutan dari Dinas Pendidikan Kabupaten/kota masing-masing, dan sebaiknya rekan-rekan OPS maupun Kepala Sekolah selalu bertindak proaktif dalam berkomunikasi sekaligus berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten/Kotanya secara periodik agar sewaktu-waktu kodereg. ada, OPS dapat segera meregistrasikannya ke dalam aplikasi Dapodikdas 2013/2014, dan selanjutnya OPS akan dapat segera menginput / mengentri seluruh data-data baru sekolah, PTK, maupun peserta didik ke dalam aplikasi Dapodikdas 2013/2014. 

Percepatan dalam proses entri/input data terkait sekolah ke dalam aplikasi Dapodikdas 2013/2014 perlu diperhatikan, mengingat “deadline” atau batas akhir sementara ini dalam proses penerimaan entri data pada server Dapodikdas untuk semester I hingga 30 November 2013.

Demikian artikel singkat mengenai solusi bagi sekolah-sekolah yang belum mendapatkan kode registrasi Dapodikdas 2013/2014 (kode registrasi salah) saya publikasikan. Salam satu data berkulitas, semoga bermanfaat dan terimakasih…

APLIKASI DAPODIKDAS VERSI 2.0.3 MEMPERBAIKI FASILITAS ATAUPUN PROBLEM SINKRONISASI PADA VERSI-VERSI SEBELUMNYA

Setelah kita menginput data-data terkait sekolah, PTK, maupun Peserta Didik dengan menggunakan aplikasi Dapodikdas pada versi-versi sebelumnya, ternyata masih banyak terkendala hal-hal teknis yang saya pribadi pun tidak dapat menyimpulkan penyebab spesifiknya. Dan alhamdulillah, mulai tanggal 30 Oktober 2013 ini, versi terbaru untuk memperbaiki sebagian besar kekurangan-kekurangan yang ada pada aplikasi Dapodikdas versi yang sebelumnya.

Perbaikan-perbaikan fasilitas aplikasi pada versi terbaru Dapodikdas 2013 (versi 2.0.3) ini mencakup hal-hal sebagai berikut :
1.         Penambahan fasilitas export profil,
2.         Export absensi,
3.         Perbaikan problem sinkronisasi yang blank dan,
4.         Sinkronisasi dari aplikasi langsung.

Keluhan utama pada versi-versi sebelumnya adalah banyak rekan-rekan OPS yang mengalami problem sinkronisasi yang terus-terusan muncul 'wait' dan juga blank (tampilan kosong) pada tampilan sinkronisasi, dan maka di versi ini sudah diperbaiki.2.0.3 (build 301013).

Kemudian, hal penting yang harus kita perhatikan ketika akan mengupgrade aplikasi Dapodikdas 2013/2014 ke versi terbaru versi 2.0.3 ini adalah dengan cara upgrade aplikasi dengan menggunakan install patch saja, bukan dengan install ulang aplikasi yang akan menyebabkan seluruh entry data baru selain bawaan prefill akan hilang. Untuk download patch serta tutorial patch / upgrade versi 2.0.3 aplikasi Dapodikdas 2013/2014 selengkapnya, silahkan klik di siniSemoga bermanfaat, terimakasih…

Referensi utama : http://118.98.166.59

Tuesday, October 29, 2013

TIPS & TRIKS MENGATASI DATA PTK / PESERTA DIDIK YANG TIDAK DAPAT DIINPUT, DISIMPAN (DI “SAVE”) DALAM APLIKASI DAPODIKDAS 2013/2014

Berdasarkan pengalaman saya pribadi sementara ini, khususnya pada kolom yang berkaitan dengan PTK dan Peserta Didik yang belum dapat diisi, dicatat dulu aja (soalnya akan diinput jika nantinya fungsi aplikasinya sudah optimal), sebab setiap aplikasi yang ada sekarang ini, bahkan versi yang sama pun pada tiap-tiap komputer/laptop pada sebagian kawan-kawan OPS, ternyata masih ada yang berbeda-berbeda pula dalam “progressnya”, ada yang bisa ada yang nggak, dan sebagainya.

Insya Allah setelah versi aplikasi Dapodikdas 2013/2014 diupgrade / diupdate patch aplikasi Dapodikdas 2013 ke versi 2.0.3 (versi terbaru). Mungkin akan menjadi solusi pada masalah-masalah ini. Selain itu, ada baiknya dicoba juga tips / cara ini :
1.      “Logout”,
2.      “Login” kembali,
3.      Input ulang isian data yang tak “tersave” tadi, kemudian “SAVE” SATU PERSATU SETELAH "MENGINPUT" DATA PADA SETIAP KOLOMNYA.
4.      Jika tetap seperti semula, sabar, kita input saja data-data lainnya, sambil menunggu, apabila mungkin masih ada versi terbarunya lagi setelah setelah aplikasi Dapodikdas versi 2.0.3 ini, yang diharapkan akan semakin dapat meminimalisir masalah-masalah yang masih terjadi pada rekan-rekan OPS, tak terkecuali saya juga. :)

“Ingat…!!! Kata kuncinya “SELURUH DATA YANG BERKAITAN DENGAN PTK/PD YANG BELUM DIINPUT SEBAIKNYA DICATAT DULU (DAPAT DITULIS DALAM BUKU MANUAL ATAU PADA FILE “WORD” MAUPUN “EXCEL”), UNTUK DIINPUT KEMUDIAN”. Karena seluruh data-data yang teman-teman OPS semua lakukan saat ini, sangat penting dalam berperan serta dalam mewujudkan sistem manajemen pendidikan "SATU DATA DIKDAS YANG BERKUALITAS". 

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan terkait pengisian pada tab “Peserta Didik”, dan tentunya tahapan yang benar agar dalam validasi nanti tidak ditemukan invalid kembali pada data PD ini, yakni penyelesaian pada menu “Ubah”, selanjutnya “Registrasi” PD, berikut penjelasan secara lebih jelasnya :

EDIT PESERTA DIDIK

Edit Peserta Didik Data Pribadi ==> Input berdasarkan F-PD, dokumen pendukung : Akta Kelahiran, Ijazah SD/SMP, KK, dan KPS (bila ada) :

1.      Nama  : Nama lengkap siswa / peserta didik, Contoh : Tri Wardana Hendri Wibowo.
2.      Jenis kelamin : Pilih = Laki-laki / Perempuan.
3.      NISN  : Nomor Induk Siswa Nasional, 10 digit. Contoh : 9995566264.
4.      NIK : Nomor Induk Kependudukan, 16 digit. Contoh : 1509041711820002.
5.      Tempat lahir  : Input tempat lahir berdasarkan Akta Kelahiran / Ijazah.
6.      Tanggal lahir : Input tanggal lahir berdasarkan Akta Kelahiran / Ijazah.
7.      Agama : Klik pilihan dropdown agama.
8.      Berkebutuhan khusus : Klik pilihan dropdown dan kosongkan bila PD tidak berkebutuhan khusus.
9.      Alamat jalan : Input berdasarkan Kartu Keluarga (jika ada).
10.    RT : Input berdasarkan Kartu Keluarga (jika ada).
11.    RW : Input berdasarkan Kartu Keluarga (jika ada).
12.    Nama dusun : Input berdasarkan Kartu Keluarga (jika ada).
13.    Desa/Kelurahan : Input berdasarkan Kartu Keluarga.
14.    Kecamatan : Entry kata kunci kecamatan, tunggu sesaat, klik pilihan yang benar.
15.    Kode pos : Input kode pos, 5 digit berdasarkan Kartu Keluarga.
16.    Tempat tinggal : Klik salah satu pada pilihan dropdown.
17.    Moda transportasi : Klik salah satu pada pilihan dropdown.
18.    Nomor telepon  : Isi bila ada, dan kosongkan bila tidak ada no. telepon rumah khususnya.
19.    Nomor HP : No. handphone yang aktif.
20.    Email : Input alamat email (electronic mail), dan kosongkan / hilangkan angka “0”, bila email PD tidak ada.
21.    Penerima KPS : Kartu Perlindungan Sosial  : pilih Ya / Tidak
22.    No KPS  : Input berdasarkan nomor pada KPS (apabila menerima).

Data Ayah Kandung ==> Input berdasarkan F-PD, dokumen pendukung : Akta Kelahiran, Ijazah SD/SMP.

1.      Nama : Input Nama lengkap Ayah Kandung berdasarkan Akta Kelahiran / Ijazah.
2.      Tahun lahir : Input tahun lahir Ayah Kandung berdasarkan F-PD / Kartu Keluarga (wajib diisi).
3.      Pendidikan : Input tanggal lahir berdasarkan isian pada Formulir Peserta Didik.
4.      Pekerjaan : Input pekerjaan berdasarkan isian pada Formulir Peserta Didik.
5.      Penghasilan : Input penghasilan berdasarkan isian pada Formulir Peserta Didik.
6.      Berkebutuhan khusus : Input tanggal lahir berdasarkan isian pada Formulir Peserta Didik
Keterangan : pada isian Pendidikan, Pekerjaan, Penghasilan, dan Berkebutuhan khusus tinggal klik salah satu pilihan yang tersedia pada pilihan dropdown.

Data Ibu Kandung ==> Input berdasarkan F-PD, dokumen pendukung : F-PD, Kartu Keluarga.

1.      Nama  : Input Nama lengkap Ibu Kandung berdasarkan F-PD / Kartu Keluarga.
2.      Tahun lahir : Input tahun lahir berdasarkan F-PD / Kartu Keluarga (wajib diisi).
3.      Pendidikan : Input tanggal lahir berdasarkan isian pada Formulir Peserta Didik.
4.      Pekerjaan : Input pekerjaan berdasarkan isian pada Formulir Peserta Didik.
5.      Penghasilan : Input penghasilan berdasarkan isian pada Formulir Peserta Didik.
6.      Berkebutuhan khusus : Input tanggal lahir berdasarkan isian pada Formulir Peserta Didik
Keterangan : pada isian Pendidikan, Pekerjaan, Penghasilan, dan Berkebutuhan khusus tinggal klik salah satu pilihan yang tersedia pada pilihan dropdown.

Data Wali ==> Input berdasarkan F-PD
1.      Nama   : Input Nama lengkap wali berdasarkan F-PD.
2.      Tahun lahir  : Input tahun lahir berdasarkan F-PD.
3.      Pendidikan : Input tanggal lahir berdasarkan isian pada Formulir Peserta Didik.
4.      Pekerjaan : Input pekerjaan berdasarkan isian pada Formulir Peserta Didik.
5.      Penghasilan : Input penghasilan berdasarkan isian pada Formulir Peserta Didik.

DATA RINCIAN PESERTA DIDIK

Data Periodik ==> Input berdasarkan F-PD / KK sebagai dokumen pendukung.

1.      Tinggi badan (kg) : input tinggi badan PD dalam centimeter, contoh : 155
2.      Berat badan (kg) : input berat badan PD dalam kilogram, contoh : 45
3.      Jarak rumah ke sekolah : pilihan = kurang dari 1 km / lebih dari 1 km.
4.      Sebutkan (dalam kilometer) : input hanya untuk jarak lebih dari 1 km, contoh : 2 Tips dalam input lebih 1 km, apabila kolom isian lebih satu km tidak aktif, silahkan klik dahulu tombol pilihan “kurang dari 1 km”, lalu klik kembali tombol pilihan “lebih dari 1 km”.
5.      Waktu tempuh ke sekolah (jam / menit): Isikan berdasarkan waktu perjalanan PD dari tempat tinggal ke sekolah, contoh : waktu tempuh selama 5 menit pengisiannya = 0 /: 5
6.      Jumlah saudara kandung :  input jumlah seluruh saudara kandung PD.

Prestasi ==> Input berdasarkan F-PD / dokumen prestasi sekolah sebagai pendukung.

Input berdasarkan prestasi PD yang telah diperoleh berdasarkan sertifikat / dokumen yang sah, dengan pilihan : Sains, Seni, Olah Raga, dan lain-lain.

Beasiswa ==> Input berdasarkan F-PD / dokumen beasiswa sekolah sebagai pendukung.

Input berdasarkan beasiswa yang diterima Peserta Didik mulai tahun pelajaran 2013/2014. Pilihan : Prestasi, Kemiskinan (BSM), Pendidikan, Unggulan, dan lainnya.

 Demikian share tentang solusi bagaimana caranya agar data periodik siswa / peserta didik dapat kita simpan / kita save pada aplikasi Dapodikdas 2013, selamat bertugas kembali Sahabat, semoga bermanfaat, dan terimakasih…

Update : 18 Desember 2013

CARA UPGRADE / UPDATE PATCH APLIKASI DAPODIKDAS TERBARU VERSI 2.0.6

Info untuk teman-teman OPS semuanya, untuk sementara ini versi terbaru aplikasi Dapodikdas 2013/2014 yang rata-rata kita gunakan saat ini adalah versi 2.0.5. Namun pada hari ini (30 Januari 2014), file Patch Aplikasi Dapodikdas versi 2.0.6 telah resmi diluncurkan untuk upgrade versi Dapodikdas terbaru (v. 2.0.6), yang telah dipublikasikan melalui situs center Dapodikdas 2013/2014 di situs Info Pendataan Ditjen Dikdas.

Cara patch / upgrade dari versi pendahulunya (v.2.0.0, v.2.0.1, v.2.0.3, v.2.0.4, ataupun dari versi 2.0.5) ke versi 2.0.6 aplikasi Dapodikdas 2013/2014 ini sama dengan cara update pacth sebelum-sebelumnya yang sudah saya posting pada artikel pada link ini (Cara upgrade/update aplikasi Dapodikdas 2013/2014 ke versi terbaru).

Pada aplikasi Dapodikdas 2013/2014 versi 2.0.5 saat ini dengan versi 2.0.6 akan ada perbedaan, salah satunya ada pada interface/tampilan utama, versi 2.0.6 yang telah terdapat icon / menu tambahan "Export UN", lain halnya dengan versi sebelumnya yang tidak terdapat icon "Export UN" pada halaman utamanya (beranda). Selain itu, pada v.2.0.6 telah ditambahkan pula di dalam tab "Peserta Didik" dengan "Lanjutkan Data Periodik PD", serta pada tab "Sarpras" terdapat fitur tambahan baru "Lanjutkan Data Periodik". Berikut interface/tampilan versi 2.0.6 (versi terbaru aplikasi Dapodikdas 2013 /2014 saat ini) :



Berikut link download patch aplikasi Dapodikdas 2013/2014 versi 2.0.6, klik di sini, dan untuk mengetahui cara patch v.2.0.6, klik di sini.

Semoga bermanfaat, terimakasih... Salam satu data berkualitas..!!!

CARA ENTRY / INPUT DATA YANG BENAR DAN PALING AMAN PADA APLIKASI DAPODIKDAS 2013/2014

Tahapan-tahapan dalam proses entry data pada aplikasi Dapodikdas 2013/2014 ini memang sangat berbeda dengan entry data pada aplikasi Dapodik 2012/2013 yang lalu, dan yang jelas menurut saya, kesulitan dan kerumitan pada aplikasi Dapodikdas 2013/2014 ini lebih tinggi serta kompleks jika dibandingkan dengan aplikasi Dapodik 2012/2013, mulai dari proses installasi, spesifikasi/jenis komputer/laptop, browser yang digunakan untuk menampilkan local host aplikasi harus support (sesuai/mendukung), adanya data prefill, dan lain sebagainya.

Namun alhamdulillah, akhirnya aplikasi Dapodikdas 2013/2014 ini juga dapat juga terinstall serta dapat beroperasi di laptop saya dengan baik, namun tidak sampai di situ, kesulitan-kesulitan terkait input data sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan, maupun peserta didik, masih banyak hal yang belum secara sempurna saya pahami. Oleh karena itu selayaknya teman-teman OPS, tak terkecuali saya juga harus memperhatikan tahapan-tahapan yang benar sekaligus paling aman yang harus kita selesaikan dahulu (bekerja dengan skala prioritas) dalam proses entry data pada aplikasi Dapodikdas 2013/2014.

Berikut tahapan-tahapan yang harus kita selesaikan dari awal hingga proses akhir yang saya simpulkan dari beberapa sumber, salah satunya dari “masternya aplikasi Dapodikdas” Sdr. Obengs Bunhaw Langlang Buana dalam proses entry data pada aplikasi Dapodikdas 2013 :

TARGET SEMENTARA YANG HARUS DISELESAIKAN :

1.      Selesaikan data yg masih invalid, hingga pada validasi – invalid “0”.
2.      Melengkapi data sementara.
3. Memasukan PD (Peserta Didik) dan PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) yang baru di ruang tunggu (kecuali kelas 1 SD bisa langsung dimasukan ke tabel utama dan dilengkapi datanya).
4.      Sinkronisasi sementara (tahap pertama).

TARGET TAHAP PENYELESAIAN :

1. Memasukan PD (Peserta Didik) dan PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) yang ada di ruang tunggu ke tabel utama.
2.      Mendaftarkan/registrasi/penugasan yang baru masuk ke tabel utama.
3.      Melengkapi data PTK dan PD yg baru masuk ke tabel utama.
4.      Pengaturan Rombel tahap akhir (secara keseluruhan).
5.      Lakukan sinkronisasi data yang sudah sempurna/terbaru.

Target-target yang telah diuraikan secara urut dari mulai tahap yang pertama selanjutnya hingga tahap paling akhir dalam rangkaian proses entry data pada aplikasi Dapodikdas 2013/2014 di atas, semoga dapat menjadi acuan program kerja yang benar dan aman bagi rekan-rekan OPS hingga tuntas dan berkualitas nantinya. Amin… Semoga bermanfaat, terimakasih…

SOLUSI / CARA MENGATASI PTK ATAU PESERTA DIDIK YANG TERHAPUS DARI APLIKASI DAPODIKDAS 2013/2014

Dalam proses input data ke dalam aplikasi Dapodikdas 2013/2014 hingga saya tuliskan artikel ini. Ternyata masih banyak munculnya pertanyaan-pertanyaan yang saya sendiri masih ragu dalam menjawabnya (karena saya sendiri juga lagi bingung… hehehe). Mungkin karena saya pribadi belum mendapatkan panduan yang lengkap dan terjamin kebenarannya, khususnya solusi bagaimana mengatasi PTK atau Peserta Didik yang terlanjur atau sudah terhapus baik sengaja maupun tidak sengaja, yang ternyata “kesalahan kecil” ini akan mengakibatkan masalah tersendiri sebelum proses sinkronisasi Dapodikdas 2013/2014.

Akhirnya, untuk sementara ini dan sejauh pengalaman saya tentunya, solusi bagi PTK atau Peserta Didik yang terlanjur terhapus dari Aplikasi Dapodikdas 2013/2014. Kemudian bagaimana cara mengembalikan (mengaktifkan/menampilkan) data PTK atau Peserta Didik yang telah terhapus itu ke dalam aplikasi Dapodikdas 2013/2014 seperti sedia kala (sebelum terhapus)…??? Ternyata jawabannya yaitu tidak ada cara lain jika ingin menampilkannya / mengaktifkannya kembali dalam aplikasi Dapodikdas 2013/2014, KECUALI HARUS INSTALL ULANG APLIKASI DAPODIKDAS 2013/2014. Oleh karena pentingnya hal ini, sangat dianjurkan untuk segenap OPS saling berkoordinasi dan berbagi informasi-informasi yang up to date serta valid.

Dan pesan penting yang ingin saya sampaikan kepada seluruh rekan-rekan OPS melalui artikel saya kali ini adalah data PTK atau Peserta Didik jangan sampai terhapus satupun, namun dilengkapi datanya dahulu termasuk data-data yang berkaitan dengan sekolah hingga dalam tahap validasi invalid-nya “0”. Dan khusus bagi PTK yang sudah tidak aktif lagi karena mengundurkan diri, mutasi, dikeluarkan, wafat, hilang, alih fungsi, pensiun, dan lain sebagainya, ataupun bagi Peserta Didik yang sudah tidak aktif lagi karena mengundurkan diri, mutasi, dikeluarkan, wafat, hilang, tamat/lulus, dan lain sebagainya “JANGAN DIHAPUS DARI TABEL UTAMA PTK/PESERTA DIDIK”.

Informasi ini bertujuan agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan yang akan berakibat fatal nantinya. Karena jika salah satu PTK ataupun Peserta Didik yang sudah terlanjur terhapus/dihapus dengan sengaja maupun tidak sengaja, maka data PTK yang sudah terhapus dari aplikasi Dapodikdas 2013/2014 tersebut TIDAK AKAN ADA DALAM DAFTAR “PTK KELUAR” (PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN KELUAR), begitu juga dengan data Peserta Didik yang telah terhapus dari aplikasi Dapodikdas 2013/2014, maka data Peserta Didik tersebut TIDAK AKAN ADA DALAM DAFTAR “PD KELUAR” (PESERTA DIDIK KELUAR).

Semoga saja segera ada solusi selain harus install ulang aplikasi Dapodikdas 2013/2014 pada komputer/laptop rekan-rekan OPS yang kebetulan telah mengalami kejadian pahit ini, yakni salah satu PTK atau Peserta Didik asal (bawaan prefill) ada yang sudah terlanjur dihapus. Jika ternyata memang sudah terjadi, apa boleh buat, OPS harus install ulang aplikasi (kecuali yang sudah ada cara back up data alternatif sebelumnya). Dan dengan menginstall ulang aplikasi Dapodikdas 2013/2014 artinya juga "mengulang seluruh pekerjaan-pekerjaan yang telah diinputkan ke dalam aplikasi Dapodikdas pada TP. 2013/2014".

Bagi rekan-rekan OPS atau pihak-pihak lain yang berhubungan dengan Dapodikdas 2013/2014 yang kebetulan ada solusi lain tentang cara mengatasi masalah ini, mohon dibagikan pengalamannya melalui komentar di bawah artikel ini. Terimakasih… Salam Satu Data Berkualitas…

Penting...!

Alhamdulillah... Saat ini khususnya pada v.2.0.5. Solusi efektif cara mengembalikan PTK yang hilang ataupun data-data lainnya dari Aplikasi Dapodikdas 2013 pada artikel terupdate di link ini. Terimakasih...


Update : 25 November 2013

CARA MENGHAPUS / MENGELUARKAN PESERTA DIDIK DARI DAFTAR ANGGOTA ROMBEL DAN CARA MENGHAPUS ROMBEL DAPODIKDAS 2013/2014

Untuk melengkapi tutorial pada artikel saya sebelumnya, tentang “Cara Membuat atau Menambah Rombel Baru”, dan tips/triks atau cara untuk menambah “Anggota Rombel” pada setiap Rombel (Rombongan Belajar). Dalam kesempatan singkat ini, akan saya share kembali mengenai tips/cara menghapus “Anggota Rombel”, karena ada kalanya terdapat kesalahan yang tentunya tidak rekan-rekan OPS sengaja sebelumnya, yakni adanya kesalahan dalam menginput salah satu  “Peserta Didik” ke dalam “Anggota Rombel” pada aplikasi Dapodikdas 2013/2014 yang bukan pada kelas yang benar (salah dalam penempatan Rombel), atau karena status Peserta Didik yang sudah tamat/lulus maupun Peserta Didik tersebut telah pindah (mutasi) keluar tentunya.

Berikut langkah-langkah  untuk mengeluarkan (menghapus) salah satu peserta didik dalam sebuah Rombel yang salah penempatan (Peserta Didik yang sudah lulus/pindah keluar) tadi :

1.         Seperti biasa, setelah login berhasil, klik “Rombongan Belajar”.
2.         Pilih pada salah satu “Rombel” yang telah diinput sebelumnya.
3.         Klik “Anggota Rombel”.
4.        Pilih salah satu Peserta Didik yang akan keluarkan dari Anggota Rombel tersebut.
5.         Terakhir, klik “Keluarkan dr Rombel”.

Untuk selanjutnya Peserta Didik yang telah “dikeluarkan” tersebut akan berpindah ke daftar Peserta Didik utama di samping kanan (Peserta Didik yang belum ditempatkan dalam Rombel), dan untuk langkah-langkah dalam mengeluarkan Peserta Didik dari Daftar Anggota Rombel, lebih jelasnya lihat pada gambar berikut :


Kemudian juga akan saya share bagaimana cara menghapus Rombel yang terlanjur tersimpan dan tampil dalam aplikasi Dapodikdas 2013/2014

1.         Seperti biasa, setelah login berhasil, klik “Rombongan Belajar”.
2.         Pilih salah satu “Rombel” yang akan dihapus dari daftar “Rombel”.
3.         Klik “Hapus”.
4.         Setelah muncul halaman verifikasi (Hapus Data), klik “Ya
5.         Selesai. Lebih jelasnya, lihat pada gambar di bawah ini :

Semoga bermanfaat, terimakasih…