Friday, January 2, 2015

DARI JUMLAH KESELURUHAN PNS DI INDONESIA, 40 PERSENNYA ADALAH GURU

Komposisi PNS di Indonesia tidak hanya didominasi tenaga fungsional umum. Tenaga guru juga terbanyak komposisinya. Data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menyebutkan, jumlah PNS se Indonesia saat ini sebanyak 4.375.009 orang.

Dari jumlah itu, komposisi terbanyak pada jabatan fungsional umum yakni 2.003.151 orang atau 45,79 persen. Disusul guru yakni 1.765.410 orang atau 40,35 persen. Sisanya terdiri dari  paramedis sebanyak 303.754 orang atau 6,94 persen, tenaga medis sebanyak 31.754 orang atau 0,73 persen. Sedangkan yang menduduki jabatan struktural ada 48.847 orang atau 1,12 persen.

Deputi Sumberdaya Manusia Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja mengungkapkan, dari seluruh pejabat yang berada dalam jabatan struktural, sekitar 12 ribu di antaranya atau 0,27 persen menduduki jabatan pimpinan tinggi (JPT). Jabatan dimaksud terdiri dari pejabat eselon I dan II, baik di kementerian, lembaga maupun di pemda. “Mereka memiliki peran strategis sebagai penggerak manajemen aparatur sipil negara (ASN),” ujarnya, Kamis (1/1).


Dijelaskannya, sesuai perintah UU 5 Tahun2014 tentang ASN), untuk pengisian JPT tersebut harus melalui seleksi terbuka (open selection) di antara PNS yang memenuhi syarat. Namun, dengan persetujuan presiden, untuk JPT yang dinilai strategis dan tidak ada dari PNS, dimungkinkan peserta seleksinya dari kalangan swasta.

"Sebelum terbitnya UU tentang ASN, seleksi terbuka sudah berlangsung di sejumlah kementerian/lembaga maupun pemda," ujarnya. Tahun 2012 tercatat ada enam instansi yang menggelar seleksi terbuka. Tahun 2013 ada 42 instansi dan tahun 2014 ini ada 27 instansi.

Dasar hukum seleksi terbuka pada awalnya menggunakan Surat Edaran No 16 Tahun 2012, kemudian diubah dengan Peraturan MenPAN-RB No 13 Tahun 2014. "Ke depan, seleksi terbuka ini akan diatur dengan peraturan pemerintah," pungkasnya. (esy/jpnn)


TINGKAT PENDIDIKAN PNS SECARA NASIONAL ; 40 PERSEN PNS LULUSAN SARJANA, 28 PERSEN LULUSAN SMA, DAN SISANYA LULUSAN DI BAWAH SMA

Data Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebutkan, jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di seluruh Indonesia saat ini mencapai 4.375.009 orang. "Rinciannya, PNS di instansi pusat sebanyak 891.509 orang. Sedang di daerah sebanyak 3.471.296 orang," ujar Deputi Sumberdaya Manusia Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja dalam paparannya.

Dia menyebutkan, untuk tingkat pendidikan secara nasional 40 persen PNS berpendidikan sarjana, dan 28 persen SMA. Sisanya lulusan di bawah SMA.Khusus wilayah Sumatera, PNS lulusan sarjana sebanyak 39 orang, lulusan SLTA 29 persen. Dengan demikian, PNS lulusan di bawah SLTA untuk wilayah Sumatera masih cukup besar, yakni 32 persen.


Untuk wilayah Maluku dan Papua lebih memprihatikan, dimana terbanyak PNS malah cuman lulusan SLTA yakni 37 persen. Yang sarjana hanya 34 persen.Komposisi terbaik malah Sulawesi, dimana PNS yang sarjana mencapai 45 persen, sedang SLTA 29 persen. Ini mengalahkan Jawa yang lulusan sarjananya hanya 40 persen. Hanya saja, untuk wilayah Jawa, PNS berijazah diploma mencapai 28 persen. Artinya, sisanya lulusan SLTA ke bawah.

Dalam kesempatan yang sama, Setiawan juga menjelaskan, ke depan akan direkrut Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini sesuai ketentuan di UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).Nah, untuk PPPK ini nantinya juga akan mendapatkan NIP. "Namanya Nomor Induk Pegawai Perjanjian Kerja," pungkasnya. (sam/jpnn)


Thursday, January 1, 2015

ORANGTUA PENENTU SUKSES PENDIDIKAN ANAK – MENDIKBUD, “ORANGTUA PALING TIDAK SIAP JIKA BERBICARA TENTANG PENDIDIKAN ANAKNYA”

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, orangtua menjadi penentu sukses tidaknya anak, namun jika bicara kesiapan orangtua dalam mendidik anaknya tentu saja paling tidak siap. "Orangtua paling tidak siap jika berbicara pendidikan anaknya," kata Anies Baswedan pada Dzikir Nasional yang ke-13 di Masjiod At Tin Jakarta Timur, Kamis malam.

Hadir pada acara tersebut Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dasar dan Menengah Anies Baswedan, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, mantan Ketua PB NU KH Hasyim Muzadi, AM Fatwa, KH Yusuf Mansur, Muzamil Basyuni, Wakil Ketua 1 Pelaksana Harian Masjid At-Tin,HM. Sutria Tubagus dan sejumlah tokoh agama lainnya.

Ribuan umat Muslim memenuhi masjid At Tin sejak shalat magrib. Acara dzikir dimulai usai shalat Isya. Sebelum acara dibuka, acara diisi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Quran. Ia mengatakan, pendidikan bagi seorang anak tidak sekedar melahirkan kepandaian. Tetapi muaranya adalah menghasilkan anak berakhlak mulia. Untuk mencapai anak yang berakhlak mulia itu tidak melulu harus lewat lisan, tulisan tetapi lebih penting adalah melalui keteladanan orangtua.

Anies menyebut contoh barang dan peralatan bawaan jemaah masjid At Tin yang diminta oleh panitia penyelenggara agar ditempatkan di muka atau di hadapan jemaah. Maksudnya, agar barang bawaan jemaah tidak diambil atau berpindah tangan kepada pihak yang tak bertanggung jawab. Dengan kata lain, untuk menghindari copet.

Mengapa hal itu sampai diumumkan. Tidak lain karena ketidakjujuran dan merosotnya ahlak belakangan ini sudah menjadi keprihatinan berbagai pihak. Dan, dalam acara dzikir nasional yang dikaitkan pula dengan pergantian tahun baru, menurutn dia, sudah sepantasnya semua pihak melakukan perenungan, introspeksi atau melakukan koreksi terhadap perbuatan, sikap, kelemahan, kesalahan diri sendiri. Mawas diri sangat diperlukan. Untuk itu, kembali pada pendidikan yang menjadi peranan.

"Sudahkah kita menghasilkan anak terdidik. Berakhlak mulia dan jujur," tanya Anies.

Mendidik anak berakhlak mulia, khususnya yang berkaitan erat dengan kejujujran, menurut dia, tidak dibutuhkan terori yang muluk atau rumit. Conth yang simpel, jika anak pada saat puasa di bulan Ramadhan bermain bola kemudian kembali ke rumah minta minum pada orangtuanya. Orangtua harus memposisikan bersikap bijak. Dengan mengatakan, misalnya, boleh minum namun pada puasan hari berikutnya diingatkan anak bersangkutan tak lagi bermain bola.

Anak yang terus terang minta izin minum tadi, menurut Anies, menunjukan diri sebagai orang jujur. Hal itu harus diapresiasi. Padahal, jika si anak mau minum tanpa minta izin orangtua pun bisa dilakukan saat itu juga.

"Jika saja setiap rumah sudah menghasilkan anak jujur, ke depan, bangsa Indonesia akan jujur dimana pun bermukim. Negeri ini bisa melahirkan orang jujur," kata Anies lagi.Terkait dengan dzikir nasional, ia berharap dapat mengubah kebiasaan orang yang menyambut tahun baru dengan hura-hura, dan diganti dengan aktivitas bernuansan Islami. (Pewarta: Edy Supriatna Sjafei, Editor: Tasrief Tarmizi)

Sumber gambar & artikel : Antara News

KIRIM ARTIKEL ANDA

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakatuh… 
Salam sejahtera bagi kita semua…

Yth. Rekan-rekan pengunjung situs www.giatguru.blogspot.comyang ingin mempublikasikan karya tulisnya, silahkan kirimkan melalui formulir yang tersedia di bawah ini, namun jika ingin melampirkan file khusus seperti photo maupun lampiran file word, pdf, dan lain-lain silahkan dikirim melalui email publikasikaryatulis@yahoo.co.id dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Alhamdulillaah… saat ini karya tulis ilmiah maupun artikel yang dikirim oleh pengunjung situs ini telah dipublikasikan di sini… Jika Anda hanya ingin membuat artikel singkat misalnya berita/kabar yang riil. Berikut formulir pengiriman artikel / karya tulis dari Anda untuk dipublikasikan secara gratis di situs www.giatguru.blogspot.com atau di www.gurugiat.com (tergantung tema dari artikel ataupun karya tulis pengirim). 

Terimakasih yang sebesar-besarnya bagi Rekan-rekan yang sudah mengirimkan artikelnya, serta selamat bagi Anda yang karyanya sudah terpublikasi di sini. Mohon maaf yang sebesar-besarnya khusus bagi Rekan-rekan yang kebetulan sudah mengirim artikel ataupun karya tulisnya, namun dengan berat hati terpaksa admin belum dapat mempublikasikan di situs ini, dikarenakan ada beberapa hal yang menjadi syarat dan ketentuan belum terpenuhi demi kebaikan kita semua. Terimakasih atas segala partisipasinya. Semoga semuanya berkah… Aaamiin…

Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh…

JADWAL PEMBAYARAN TUNJANGAN PROFESI GURU (TPG) TK YANG SEHARUSNYA DIBAYAR AGUSTUS-DESEMBER 2014 DITUNDA

Pembayaran tunjangan profesi guru (TPG) bagi sekitar 46 ribu guru TK non-PNS (swasta) sejak Agustus lalu ditunda pembayarannya. Pemicunya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kehabisan dana.

Bagi guru TK non-PNS yang belum mendapatkan penyetaraan (inpassing) nominal TPG sebesar Rp. 1,5 juta per-bulan. Sehingga jika ditotal sejak Agustus lalu, besaran TPG yang mampet pencairannya mencapai Rp. 7,5 juta. Sedangkan bagi guru-guru yang sudah ikut inpassing, besaran TPG-nya disesuaikan seperti guru PNS.

Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Ditjen PAUDNI Kemendikbud Nugaan Yulia Wardhani Siregar menuturkan, total anggaran yang seharusnya dibayar Agustus-Desember 2014 untuk 46 ribu guru itu Rp 917 miliar. "Kita tidak bisa mencairkan, karena sudah tidak ada anggaran lagi," jelas dia di Jakarta kemarin.

Pejabat yang akrab disapa Dhani itu menjelaskan, Kemendikbud kehabisan dana karena ada peningkatan luar biasa kuota guru TK non-PNS yang berhak mendapatkan TPG. Awalnya jumlah guru TK non-PNS yang dialokasikan mendapat TPG adalah 23 ribu orang. "Tetapi pada 2013 ada lulusan sertifikasi guru TK yang banyak sekali," jelas dia. Setelah ada lulusan sertifikasi itu, jumlah guru yang bersertifikasi profesi melonjak lipat dua yakni 46 ribuan orang.

Dengan adanya peningkatan sasaran penerima TPG itu, alokasi dana sudah habis Juli lalu. Sementara sisanya akan dibayarkan pada tahun anggaran 2015 nanti. Namun hingga kini Dhani belum tahu kepastian kapan hutang pembayaran TPG itu akan dicairkan.

Dhani menjelaskan beban hutang itu masuk dalam kelompok pembayaran carry over. Setiap pembayaran kelompok carry over wajib melalui verifikasi dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). "Jadi nanti dicairkan setelah verifikasi dari BPKP selesai," paparnya.

Meskipun ada beban hutang pembayaran TPG, Dhani mengatakan pembayaran TPG regular tahun depan tidak terganggu. Dia menjelaskan pembayaran TPG regular tetap jalan seperti biasa, karena tidak harus menunggu selesainya audit carry over dari BPKP.

Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo menyayangkan kasus Kemendikbud kehabisan dana. Kondisi itu merupakan indikasi bahwa sistem perencanaan anggaran di Kemendikbud lemah. Dia berharap alokasi TPG untuk periode 2015 nanti tidak ada yang terhutang lagi.

Menurut Sulistyo, guru-guru TK non-PNS jelas "terpukul" dengan kabar ini. Sebab gaji dari TPG merupakan tumpuan penghasilan mereka. Umumnya para guru TK non-PNS ini tidak  mendapatkan gaji yang layak dari sekolah masing-masing. Dia juga berharap, pelunasan hutang pembayaran TPG tahun anggaran 2014 tidak ditunda-tunda lagi. (wan)

Referensi artikel : JPNN

JADWAL UNAS SMA/SMK TAHUN 2015 PADA TANGGAL 13 SAMPAI 15 APRIL 2015 & JADWAL UNAS SMP/MTs TANGGAL 27 SAMPAI 30 APRIL 2015

Dalam pendidikan formal ataupun non formal bagi seluruh peserta didik tingkat terakhir yakni kelas 9 SMP/MTs maupun tingkat 12 SMA/MA/SMK yang pada tahun 2015 akan melaksanakan ujian terakhir tingkat nasional yakni Unas (Ujian Nasional), terkait hal tersebut, berikut informasi mengenai jadwal pelaksanaan Unas tahun 2015 untuk tingkat jenjang pendidikan dasar (SMP/MTs) dan jenjang pendidikan menengah (SMA/MA/SMK).

Pemerintah menetapkan ujian nasional (unas) 2015 jenjang SMA/SMK mulai 13 April. Siswa, guru, hingga orang tua diminta mulai mempersiapkan diri. Untuk jenjang SMA, mata pelajaran (unas) yang di-unas-kan tetap enam mapel di masing-masing jurusan. Unas tetap seperti tahun lalu, berlangsung selama tiga hari (sampai 15 April). Sementara untuk jenjang SMP sederajat, unas rencananya diselenggarakan 27-30 April.

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nizam menjelaskan, jadwal pelaksanaan unas itu sudah tertuang dalam prosedur operasional standar (POS) yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

"POS itu memang sampai saat ini belum resmi dikeluarkan. Karena ada revisi-revisi," kata Nizam di Jakarta kemarin. Meskipun ada sejumlah revisi, guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta itu memprediksi revisi tidak akan menyentuh tanggal pelaksanaan unas.

Terkait dengan gonjang-ganjing Kurikulum 2013 (K-13) dan Kurikulum 2006, Nizam menjelaskan, masyarakat tidak perlu risau. Sebab semua siswa SD, SMP, SMA, dan SMK peserta unas, tidak ada satupun yang menjadi sasaran implementasi K-13. Sehingga muatan materi ujiannya, masih sama dengan unas 2014 atau periode sebelumnya.

Selain urusan tanggal penyelenggaraan unas, Nizam juga menjelaskan ada skema baru tender logistik ujian. Lelang logistik unas yang rencananya mulai 15 Januari ini dilaksanakan di tingkat provinsi. Tim panitia pengadaan bahan logistik unas juga sudah dibentuk. Isinya adalah perwakilan dari provinsi-provinsi.

"Jadi Provinsi dapat melakukan pelelangan bahan unas secara sendiri-sendiri. Atau juga gabungan dari beberapa provinsi," katanya. Kemudian perusahaan percetakan yang berminat ikut lelang, boleh melamar di lebih dari satu provinsi. Asalkan disesuaikan dengan kapasitas produksinya.

Meskipun lelang dilaksanakan di tingkat provinsi, pengumuman pendaftaran lelang dibuka secara serentak. Nizam menyebutkan, masa lelang ini diperkirakan berjalan selama satu bulan. Kemudian proses percetakan naskah unas berjalan satu setengah bulan. Lalu pengiriman naskah hingga ke sekolah, ditargetkan berlangsung selama dua pekan.

Nizam menjelaskan, pelelangan yang ditempatkan di provinsi itu adalah permintaan dari panitia tingkat provinsi sendiri. Kemendikbud intinya berharap proses lelang berlangsung transparan dan anggaran yang dipakai efisien.

Sementara untuk urusan kriteria kelulusan dan nama resmi unas 2015, Nizam mengatakan harus menunggu peraturan resmi dari Mendikbud Anies Baswedan. Rencananya peraturan Mendikbud terkait pelaksanaan uans 2015 keluar Januari ini juga.

Sebagaimana diberitakan Anies menegaskan, Unas 2015 berbeda dengan unas-unas sebelumnya. Diantaranya adalah, unas 2015 hanya dipakai untuk pemetaan. Yakni pemetaan kompetensi siswa, sekolah, hingga pemerintah daerah. Dengan demikian, dominiasi peran unas sebagai penentu kelulusan siswa rencananya mulai dikurangi.

Terkait persiapan siswa, Anies mengatakan para siswa sudah mulai mempersiapkan diri jelang unas. Dia mencontohkan pada anak keduanya, Mikail Azizi Baswedan yang kini duduk di bangku kelas III SMA Labschool Kebayoran.

"Anak saya sekarang mulai di-drill mengerjakan soal-soal ujian. Kasihan juga," kata Anies. Dia berharap siswa di seluruh Indonesia tidak berlebihan menghadapi unas. (wan/kim)

Referensi artikel : JPNN

LINKS SAHABAT

Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh... 
Salam sejahtera untuk kita semua...
Yth. Sahabat-sahabatku semuanya...

Untuk mempererat jalinan tali silaturahmi di antara kita, tukar link merupakan salah satu alternatifnya. Silahkan berkomentar di sini untuk selanjutnya link situs Sahabat akan saya tampilkan pada daftar "Links Sahabat". Silahkan tinggalkan komentar yang tersedia di bawah daftar links sahabat ini, terimakasih…

1.      Budi Laksono ==> http://budilaksonoputra.blogspot.com
2.      Saipul Hendra ==> http://bangpung.blogspot.com
3.      KKG Rayon 1 Jaro ==> http://kkgjaro.blogspot.com
4.      Maryanto ==> http://kabartebo.blogspot.com
5.      Voli Maniak ==> http://volimaniak.blogspot.com
6.      Impres Samata ==> http://inpressamata.blogspot.com
7.      Supiadi ==> http://supiadi74.blogspot.com
8.      Wasit Wicaksono ==> http://wasitwicaksono.blogspot.com
9.      Kemas Sudirman ==> http://kemassudirman.blogspot.com
10.    Operator Sekolah ==> http://www.operatorsekolah.com
11.    Acep Ruhiyat ==> http://acepruhiyat.blogspot.com
12.    Najmudin ==> http://najmuddinn.blogspot.com
13.    Muhammad Ikhlas ==> http://kakauciha.blogspot.com
14.    Guru SD - Net ==> http://www.gurusd.net
15.    Kahar Muzakkir ==> http://al-maududy.blogspot.com
16.    NQ - Net ==> http://nq99.wordpress.com
17.    Roda Jaman ==> http://rodajaman.blogspot.com
18.    Pejalan Sunyi ==> http://pejalan-sunyi.blogspot.com
19.    Tips Trik Blog ==> http://blogzafar.blogspot.com
20.    SDN Sungai Lembu ==> http://sdn-sungailembu.blogspot.com
21.    Blog Seputar MTK ==> http://bud1utom0.blogspot.com
22.    SMKN 2 Cimahi ==> http://rpl4rt.blogspot.com
23.    SDN 2 Tukang Kayu ==> http://sdn2tukangkayubwi.blogspot.com
24.    Rengga Pratama ==> http://renggaadipratama.blogspot.com
25.    Gipson Sianturi ==> http://gibsonsezaliee.blogspot.com
26.    Abdullah Shobirin ==> http://infogurusaya.blogspot.com
27.    Dapodikdas 2014 ==> http://dapodikdas2014.blogspot.com
28.    SMP Ma'arif NU ==> http://diatas2cinta2.blogspot.com
29.    Haposan Bhancine ==> http://ochanbhancine.wordpress.com
30.    Nico Indra ==> http://n1co1ndra.wordpress.com
31.    Kukuh Sila Utama ==> http://kukuhsilautama.com
32.    SMPN SA. S. Karang ==> http://smpnsatuatapsungaikarang.sch.id
33.    SDN No. 149/VIII Tebo ==> http://sdnegeri149tebo.sch.id
34.    My Self :) ==> http://gurugiat.com
35.    Nama dan links situs Anda di sini ....................