Thursday, November 28, 2013

DOWNLOAD PATCH V.2.0.4 DAN INSTALLER V.2.0.4 APLIKASI DAPODIKDAS 2013/2014

Sahabat-sahabat OPS semuanya…, bahwasanya telah kita ketahui bersama bahwa Patch v.2.0.4 akan segera dirilis oleh Tim Pengembang Dapodikdas 2013 tingkat pusat yang sudah saya share pada artikel sebelumnya. Untuk download patch v.2.0.4 dapodik 2013, agar tidak salah link maupun salah file yang akan dapat berakibat kurang baik pada aplikasi Dapodikdas 2013 yang sudah ada pada laptop/PC kita nantinya. 

Oleh karena itu, silahkan Rekan-rekan OPS download file patch versi 2.0.4 Dapodikdas 2013 ini langsung dari link situs resminya yakni http://infopendataan.dikdas.kemdikbud.go.idSeperti pada link download pada versi-versi yang sebelumnya, link download patch v.2.0.4 insya Allah akan tetap berada pada halaman unduh / download aplikasi pada URL berikut http://infopendataan.dikdas.kemdikbud.go.id/laman/unduh

Selain terdapat file patch v.2.0.4 aplikasi Dapodikdas 2013 untuk upgrade versi sebelumnya ke versi terbaru nanti (v.2.0.4), kemungkinan besar akan terdapat pula link download untuk mengunduh file master Installer Dapodikdas v 2.0.4 bagi Rekan-rekan OPS yang baru registrasi ataupun bagi Rekan-rekan OPS yang belum pernah entry data sebelumnya pada pada aplikasi Dapodik 2013/2014 ini.

Demikian share tentang download patch v.2.0.4 aplikasi Dapodikdas 2013 serta download intaller Dapodikdas v.2.0.4 melalui link situs resmi di http://infopendataan.dikdas.kemdikbud.go.id/laman/unduh

Semoga bermanfaat bagi Rekan-rekan OPS semuanya. Amiin… Terimakasih…
Info Update, 31 Januari 2014 :
Patch v.2.0.6 aplikasi Dapodikdas 2014 telah dirilis. Links unduh / download patch v.2.0.6 beserta cara patch / update ke versi v.2.06 aplikasi selengkapnya, silahkan klik di sini

BATAS AKHIR PENGIRIMAN DAPODIK 2013/2014 DIPERPANJANG BERDASARKAN SURAT EDARAN DIRJEN DIKDAS

Alhamdulillah… Akhirnya batas akhir pengiriman aplikasi Dapodik 2013 diperpanjang dengan Surat Edaran Dirjen Dikdas selanjutnya, yang Insya Allah dalam waktu dekat Surat Edaran dari Dirjen Dikdas tentang perpanjangan batas akhir pengiriman data Dapodik 2013 ini akan dapat kita ketahui bersama, otomatis dengan adanya informasi terupdate dari Tim Pegembang Dapodik 2013 ini akan dapat membuat lega bagi sebagian besar OPS (Operator Pendataan Sekolah), tak terkecuali juga bagi saya. 

Sehubungan dengan batas waktu pengiriman entry data Dapodikdas 2013/2014 yang mana "deadline" sudah ditentukan sebelumnya akan berakhir pada tanggal 30 November 2013. Namun pada hari ini, telah ada kepastian tentang akan segera dirilis patch V. 2.0.4 sekaligus adanya kebijakan dari Dirjen Dikdas tentang perpanjangan batas akhir pengiriman aplikasi Dapodikdas 2013.

Sejauh pengamatan saya selaku OPS biasa, ada beberapa hal penting yang sekiranya pantas dengan adanya kebijakan dari Dirjen Dikdas terkait perpanjangan batas akhir Dapodikdas 2013/2014 ini, yakni :

1.      Demi akurasi data, tentu diperlukan proses input dan pemetaan data yang tidak sebentar, terlebih bagi OPS yang kebetulan menangani kapasitas data-data sekolah yang relatif besar, tentu dibutuhkan waktu pengerjaan entry data yang lebih lama.
2.      Masih terdapat beberapa prefill maupun kode registrasi aplikasi Dapodik 2013 pada beberapa sekolah yang belum dapat digunakan.
3.      Jadwal kegiatan yang sangat padat di sekolah, terkait tugas-tugas lain OPS yang memiliki deadline tersendiri khususnya, bagi sebagian OPS yang memiliki tugas utama sebagai Tenaga Administrasi Sekolah.
4.      Masih banyak OPS yang belum mendapatkan info-info terbaru secara teknis, dikarenakan keterbatasan sarana maupun faktor geografis.
5.      Dan sebagainya.

Oleh karena itulah, Rekan-rekan OPS semuanya, mari kita saling eratkan tali silaturahmi dengan saling berbagi informasi, mari kita hindarkan saling menyalahkan kepada pihak-pihak tertentu, yang tentu tidak akan dapat menyelesaikan segala persoalan maupun permasalahan yang sedang kita hadapi bersama-sama ini. Tantangan-tantangan ini pasti ada hikmah dan pelajaran di kemudian hari, dan tantangan-tantangan ini ada untuk kemajuan-kemajuan ke depan. Amiin…
Info Update, 16 Februari 2014 :

PATCH V. 2.0.4 DAPODIKDAS 2013/2014 DIRILIS MALAM INI

Berikut isi pesan Bapak Yusuf Rokhmat (Tim Dapodikdas Pusat) terkait dengan Patch v. 2.0.4 aplikasi Dapodikdas 2013/2014 yang sedang Rekan-rekan OPS tunggu-tunggu, yang disampaikan beliau melalui kiriman yang disematkan pada hari ini (29 November 2013) pada Grup FB Info Pendataan Ditjen Dikdas 2013), sebagai berikut :

Bismillah.. kami informasikan:

1.   Untuk batas waktu pengiriman DAPODIK akan ada penyesuaian kembali, segera terbit surat edaran dirjen terkait penyesuaian kembali batas waktu pengiriman dan informasi resmi akan di umumkan di web infopendataan.dikdas.kemdikbud.go.id.
2.      Versi 2.0.4 akan direlease malam hari ini (dalam proses final testing dan bundling installer).
3.      Untuk yang gagal syncron, proses sinkronisasi baru dapat dilakukan di versi 2.0.4.
4.      Pastikan versi aplikasi yang digunakan v.2.0.4, segera update dengan menggunakan patch 2.0.4, jika belum pernah entri, gunakan installer baru 2.0.4.
5.      Yang segera dilakukan oleh sekolah sampai saat ini adalah melengkapi input data dan memastikan data invalid = 0.
6.   Semoga Tuhan YME memudahkan segala urusan dan menjadikan pekerjaan bersama sebagai bagian dari amal kebaikan, amin.

Demikian info terbaru tentang patch v.2.0.4 aplikasi Dapodikdas 2013 yang akan dirilis pada malam hari ini, semoga bermanfaat dan terimakasih…

Wednesday, November 27, 2013

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SELURUH SEKOLAH SE-INDONESIA PADA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Berdasarkan surat edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 156928/MPK.A/KR/2013 tentang Implementasi Kurikulum 2013, yang ditujukan kepada Gubernur Kepala Daerah, Bupati/Walikota seluruh Indonesia, bahwa pada tahun 2014/2015, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Kementerian Agama akan mengimplementasikan Kurikulum 2013 pada semua satuan pendidikan SD/MI kelas I, II, IV, dan V, sedangkan untuk SMP/MTS kelas VII dan VIII, dan SMA/SMK/MAK kelas X dan XI di seluruh Indonesia.

Sehubungan dengan akan diimplementasikannya kurikulum 2013 pada tahun pelajaran 2014/2015 mendatang, untuk kelancaran pelaksanaan program tersebut, Kemdikbud bersama Pemerintah Propinsi dan Kabupaten/Kota akan melakukan :

1.   Pelatihan dan pendampingan Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas, mulai Tahun Anggaran 2014.

2.   Penyediaan buku teks pelajaran bagi siswa dan buku pegangan guru SD, SMP, dan SMA/SMK pada tahun pelajaran 2014/2015, yang akan dilakukan per semester :
a.   Semester I, penyediaan buku SD dan SMP dialokasikan 5 % dari BOS dan alokasi DIPA Kemdikbud Tahun Anggaran 2014 dan penyediaan buku SMA dan SMK dialokasikan melalui BOS
b.   Semester II, penyediaan buku dialokasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2014, sehingga penyediaan buku teks pelajaran tidak dibebankan kepada siswa.

3.   Bagi Kabupaten/Kota yang tidak menerima Dana Alokasi Khusus (DAK), pengadaan buku semester II dapat melalui APBD, dalam hal ini BOS Daerah atau komponen lain yang sesuai.

4.   Untuk memantapkan pemahaman terhadap implementasi kurikulum 2013, akan dilakukan Program Pendampingan kepada semua sekolah, dengan sasaran Pengawas, Kepala Sekolah, Tim Pengembang Kurikulum, dan Guru Inti yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

5.   Pelatihan/pendampingan guru dan penyediaan buku kurikulum 2013 untuk satuan pendidikan madrasah akan dikoordinasikan oleh Kementerian Agama RI.

Demikian share informasi pendidikan yang berhubungan dengan Implementasi Kurikulum 2013 pada seluruh sekolah di Indonesia pada tahun 2014/2015 mendatang. Semoga bermanfaat, salam edukasi...

Referensi artikel :

UU NO. 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH (PEMDA) AKAN DIREVISI KARENA DINILAI MENGHAMBAT PENGELOLAAN PENDIDIKAN

Pemerintah akan merevisi Undang-Undang No.32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah kerena dinilai menghambat pengelolaan pendidikan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyampaikan, sebenarnya undang-undang tersebut merupakan kewajiban kabupaten dan kota, tetapi pemerintah pusat tetap akan mengambil peran di dalamnya.

"Nantinya urusan pendidikan tidak hanya diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah kabupaten kota, tetapi menjadi tanggung jawab bersama mulai pusat, provinsi, dan kabupaten kota," katanya saat memberikan sambutan pada puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2013 dan HUT ke-68 PGRI di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/2013).

Hadir pada acara HGN Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ibu Negara Ani Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar, Menteri Agama Suryadharma Ali, Gubernur DKI Joko Widodo, dan 9.000 guru.

Revisi undang-undang ini akan dikoordinasikan lintas kementerian, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Agama, dan Kementerian Keuangan.

Mendikbud mengatakan, dengan revisi undang-undang ini, persoalan-persoalan yang sering kali mengemuka termasuk distribusi guru, politisasi guru, tunjangan guru, dan seterusnya bisa diselesaikan dengan baik. "Alhamdulillah Pak Mendagri sebagai penjurunya sudah memberikan persetujuan. Terima kasih Pak Mendagri demikian juga para menteri yang lain," katanya.

Pada kesempatan yang sama Presiden SBY memberikan penghargaan Satyalancana Pendidikan secara simbolis kepada 15 dari 56 guru dan kepala sekolah. Penghargaan ini diberikan atas darma bakti pendidik dan tenaga kependidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal, yang melaksanakan tugas paling singkat delapan tahun secara terus menerus. (ASW/AR/DM).

Sumber : Kemdikbud RI

Tuesday, November 26, 2013

GURU FAKTOR UTAMA PENENTU PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS

Peserta didik layak mendapatkan pendidikan yang memadai. Di manapun mereka berada dan apapun latar belakang sosial dan ekonominya, mereka berhak memperoleh layanan pendidikan setinggi mungkin. Pendidikan tersebut harus terjangkau dan berkualitas.

"Guru dan tenaga kependidikan menjadi faktor penentunya, sehingga mau tidak mau harus kita tingkatkan ketersediaan dan profesionalitasnya," kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidang Pendidikan Musliar Kasim membacakan sambutan tertulis Mendikbud Mohammad Nuh pada upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2013 dan HUT ke-68 PGRI di Kemdikbud, Jakarta, Senin (25/11/2013).

Tema peringatan HGN tahun 2013 dan HUT ke-68 PGRI ini adalah “Mewujudkan Guru yang Kreatif dan Inspiratif dengan Menegakkan Kode Etik untuk Penguatan Kurikulum 2013.” Tema ini dinilai tepat untuk menjawab berbagai persoalan dan tantangan di bidang pendidikan.

Musliar mengatakan, semua pihak menyadari dan memahami tentang arti penting dan mulianya pendidikan, tetapi di balik itu tantangan dan persoalan yang dihadapi semakin berat, rumit, dan kompleks. "Terutama dalam rangka mempersiapkan generasi 2045 pada saat 100 tahun Indonesia merdeka dan kejayaan Indonesia," katanya.

Sekarang ini, lanjut Musliar, Kemdibud sedang menata sistem pendidikan guru, pelatihan berkelanjutan, pelindungan, dan peningkatan kesejahteraan guru. Mendikbud, kata dia, juga memberikan dukungan penuh agar PGRI bisa menjadi organisasi profesi guru yang kuat, sehingga menghasilkan guru yang mampu mengembangkan kemampuannya secara mandiri.

Selain itu, mampu sebagai sumber inspirasi dan keteladanan, kreatif, inovatif, berkepribadian mulia,  dan menegakkan kode etik guru sebagai profesi. "Kita semua berharap para guru dan tenaga kependidikan kita menjadi pembelajar dan pendidik sejati," katanya.

Dengan demikian, kata Musliar, kurikulum 2013, yang digagas untuk mempersiapkan generasi 2045 dapat diwujudkan. "Mereka adalah generasi yang mampu berpikir orde tinggi, kreatif, inovatif, berkepribadian mulia, dan cinta pada tanah air, serta bangga menjadi orang Indonesia," katanya.

Untuk itu, prinsip yang saat ini dikembangkan adalah memberikan layanan pendidikan sedini mungkin (start earlier) melalui gerakan PAUD,  memberikan kesempatan bersekolah setinggi mungkin (stay longer) melalui pendidikan menengah universal (PMU), dan peluasan akses ke perguruan tinggi.

"Selain itu, kita perlu memperluas jangkauan dan menjangkau  mereka yang tidak terjangkau (rich wider) melalui program bantuan siswa miskin (BSM), Bidikmisi, dan sarjana mendidik di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (SM3T)," kata Musliar. (Setwamen/ASW).

Sumber : Kemdikbud RI

BATAS AKHIR PENGIRIMAN DAPODIKDAS 2013 / 2014 DIPERPANJANG LAGI ATAU TIDAK ?

Setelah memasuki minggu terakhir dari batas entry data yang telah dijadwalkan sebelumnya, namun ternyata hingga saat ini masih terdapat berbagai permasalahan yang terjadi akhir-akhir ini, beberapa kendala terkait aplikasi Dapodikdas 2013/2014 yang saya simpulkan dari komentar-komentar pengunjung pada situs www.giatguru.blogspot.com di antaranya :

1.   Proses sinkronisasi belum dapat dilakukan, padahal sudah tidak ada “invalid” pada validasi data.
2.      Proses registrasi aplikasi Dapodik 2013 belum dapat dilakukan oleh OPS (Operator Pendataan Sekolah), dikarenakan :
a.      Kesalahan teknis yang terjadi saat proses instalasi aplikasi, maupun penempatan prefill yang belum benar.
b.      Data prefilled / prefill memang belum dapat digunakan, dan biasanya kapasitas / ukuran file prefilled ini sebesar 1 kb saja.
3.   Adanya beberapa kesulitan secara teknis dari beberapa OPS dalam proses entry data serta terdapatnya beberapa fungsi dalam aplikasi yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.
4.      Dan lain sebagainya.

Dari berbagai kendala yang ada saat sekarang ini, apabila deadline dalam proses entri data-data baru maupun pemetaan pada aplikasi Dapodik 2013/2014 benar-benar akan terjadi pada akhir bulan ini (30 November 2013), maka dipastikan hanya beberapa sekolah saja yang akan terjaring dalam sistem pendataan update melalui aplikasi Dapodikdas 2013/2014 tahun ini.

Perpanjangan batas waktu akhir pengiriman Dapodikdas 2013/2014 berkemungkinan akan ditetapkan, mengingat jumlah keseluruhan sekolah pada tingkat Pendidikan Dasar secara nasional baik dari tingkat SD, SMP, maupun Sekolah Luar Biasa pada jenjang pendidikan dasar saat ini lebih dari 185.000 satuan pendidikan, dan jumlah sekolah yang status datanya sudah terkirim pada Direktori Simpul Pendataan Dapodik 2013 baru sekitar 5000 sekolah.

Oleh karena itu, melalui artikel sederhana ini, saya pribadi yang saat ini kebetulan mendapatkan tugas tambahan sebagai OPS pada sekolah di mana saya bertugas sekaligus mewakili Rekan-rekan OPS lainnya yang saat ini belum dapat menginput data-datanya karena beberapa hal di atas, tentu sangat berharap akan adanya kelonggaran waktu ataupun perpanjangan batas akhir dalam penyelesaian pengerjaan aplikasi Dapodikdas 2013/2014 ini.  

Sebagai OPS biasa, saya mengajak kepada segenap OPS Dikdas di Indonesia untuk senantiasa bersabar, tanpa terpancing adanya upaya-upaya provokasi yang ditujukan untuk menyalahkan satu pihak saja, karena sistem pendidikan ini tidak akan pernah berjalan baik tanpa adanya satu visi dan saling kerja sama yang baik antara seluruh elemen pendataan Dikdas itu sendiri khususnya.

Terkait dengan perpanjangan waktu batas akhir pengiriman Dapodikdas 2013, berikut saya share dari salah satu artikel di http://dapodikpenengahan.blogspot.com, yang berhubungan dengan informasi terupdate seputar batas akhir pengiriman aplikasi Dapodikdas 2013/2014 yang berkemungkinan besar akan diberikan batas waktu perpanjangan sesuai dengan pertimbangan, kebijaksanaan, serta kebijakan yang akan ada nantinya, Amiin… Berikut penjelasan dan kesimpulan pentingnya :

MUDAH-MUDAHAN BISA MENGURANGI KEGALAUAN OPERATOR DAPODIKDAS

Kesimpulan dari paparan yang disampaikan oleh narasumber pada saat sosialisasi Dapodikdas, Bapak Andien (Bagian P2TK Dikdas) dan Bapak Adam (Tim Pengembang Dapodikdas Pusat) :

1.     Semua Permasalahan yang terjadi pada Aplikasi Dapodikdas akan segera dicarikan solusi secepatnya seiring dengan akan dikeluarkannya Patch yang terbaru 2.0.4.

2.    Perihal data PD/PTK yang tidak masuk dalam Tabel Utama itu dikarenakan Sistem Sinkronisasi yang memang ada sebagian yang terkendala di server sehingga akan di berikan solusi di patch 2.0.4, dan tak perlu khawatir karena data pun sudah tersimpan di data server/penampungan sementara dalam aplikasi.

3.     Perihal Deadline 30 November 2013 itu dikarenakan adanya tuntutan Pusat agar data di terima per 1 Desember 2013, namun Pihak Dapodik pun tidak yakin untuk itu min 90% terlaksana dikarenakan sampai saat ini saja masih sekitar 2% data yang terkirim ke server pusat.

4.    Perihal Sinkronisasi yang banyak mengalami kesulitan, dapat dikatakan Tugas Operator pada dasarnya hanya mencakup sampai data 0 Invalidnya (dengan versi 2.0.3 ) sehingga jika nantinya keluar patch terbaru yaitu patch 2.0.4 diharapkan mampu meminimalisir masalah yang ada pada saat sinkronisasi. Meskipun pada saat ini sudah banyak yang dapat melakukan sinkronisasi dengan versi 2.0.3. (meski harus dengan cara merangkak dan terseret-seret)

5.     Sebisa mungkin bukan berarti kita sebagai Operator dapat sedikit santai meskipun pada dasarnya deadline 30 November itu menjadi acuan (tadi dikatakan yang penting data untuk semester I/II sudah beres sebelum 1 Februari 2014 ).

6.      Untuk Tunjangan Profesi yang belum turun juga Tahun Ajaran 2012/2013 (Triwulan 2-4) Sesegera mungkin diurus sebelum tanggal 1 Desember 2013, jika lewat dari itu maka Uang yang seharusnya dibayarkan untuk Tunjangan Profesi akan dikembalikan ke kas Negara lagi.

7.    Apabila ada Operator yang sudah mendapatkan patch versi 2.0.4 RC, jangan dulu dipergunakan karena dapat mengacaukan data anda yang ada pada aplikasi. Patch 2.0.4 secara resmi akan di luncurkan melalui : infopendataan.dikdas.kemdikbud.go.id

Kurang dan lebihnya itu yang dapat disampaikan. Bila ada kata serta pemahaman dari kalimat-kalimat di atas yang kurang dimengerti mohon dimaafkan. Sekedar Share hasil Sosialisasi Dapodikdas

Referensi sebagian artikel  :
Team Cyber Dapodik Kec. Penengahan Kab. Lampung Selatan

Info terbaru update 19 Desember 2013 : Batas akhir pengiriman entry data Dapodikdas 2013 diperpanjang kembali hingga pertengahan bulan Februari 2014. Artikel selengkapnya, silahkan klik di sini... Terimakasih...